Virus Corona di Sumsel
"Zona Boleh Merah tapi Cintaku Tetap Hijau", Spanduk Lucu Covid-19 Bertebaran di Desa Sidogede OKUT
Mewabahnya Virus Corona atau Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia membuat banyak masyarakat bersikap reaktif
SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Mewabahnya Virus Corona atau Covid-19 di berbagai daerah di Indonesia membuat banyak masyarakat bersikap reaktif dengan memberlakukan isolasi mandiri di daerahnya.
Anjuran pemerintah direspon masyarakat agar wilayahnya tak terpapar virus tersebut.
Imbasnya, banyak jalan masuk ke pemukiman ditutup atau dijaga dengan ketat.
• Blak-blakan Indira Kalistha Remehkan Corona, Psikolog Sebut 4 Faktor yang Mempengaruhi, Bisa Ditiru!
Sosialisasi pencegahan Virus Corona dilakukan dengan berbagai bentuk, salah satunya dengan membuat spanduk untuk memperingatkan warga.
Ada yang bertuliskan bernada serius, namun beberapa malah bikin senyum karena tulisan spanduk yang nyeleneh.
Meski spanduk tersebut bertujuan baik, namun isi pesannya justru membuat geleng-geleng kepala karena saking kocaknya.
Seperti di Desa Sidogede, Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur contohnya.
Spanduk yang bertuliskan dalam bahasa jawa " lagi ora nompo dayoh" yang jika diartikan kedalam bahasa indonesia " sedang tidak menerima tamu".
Spanduk ini terpasang di pintu masuk desa,sengaja memperingatkan bahwa desa tersebut sedang tidak menerima tamu.

Ada juga spanduk dengan kalimat "zona boleh merah tapi cintaku padamu tetap hijau" .

Ditambah juga dengan spanduk bernada agak kasar, namun memang sperti itulah kondisi desa tersebut,yang bertuliskan:
"kawasan sedang lauk daun, jika ada yang membagi sembako terobos ajalah an**ng".
Spanduk-spanduk tersebut sengaja terpasang di beberapa titik vital Desa Sidogede agar masyarakat melihat dan berpikir dua kali untuk tidak mentaati aturan.
Berkaca pada kasus positif Virus Corona di OKU Timur, sudah ada beberapa kasus di kawasan ini.