Virus Corona

WHO : Virus Corona Tak Akan Hilang, “Berdamailah Dengannya”

Berita teranyer dari (WHO) yang memperingatkan kemungkinan virus Corona (Covid-19) tidak akan pernah punah atau hilang.

Editor: Salman Rasyidin
the new york times
Ilustrasi virus corona. 

SRIPOKU.COM – Berita teranyar dari (WHO) yang memperingatkan kemungkinan virus Corona (Covid-19) tidak akan pernah punah atau hilang.

Data mutahir jumlah kasus virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 menjadi 4,5 juta kasus di seluruh dunia.

Berdasarkan data dari worldmeters.info pada Jumat (15/5/2020), jumlah kasus virus corona di seluruh dunia mencapai 4.525.383 kasus.

Di mana ada 303.371 kasus kematian dan 1.703.808 orang dinyatakan sembuh.

Tentu kita berharap pandemi virus corona akan segera berakhir dan kita bisa melanjutkan aktivitas seperti biasa.

Namun sepertinya harapan itu harus kita pupus.

Seperti diwartakan  Intisari-Online.com yang melansir dari tribunnews.com pada Jumat (15/5/2020), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan kemungkinan virus Corona (Covid-19) tidak akan pernah punah atau hilang.

Oleh karenanya, penduduk dunia harus belajar untuk berdamai dengannya.

"Virus ini kemungkinan hanya menjadi endemi dalam masyarakat kita, dan virus ini kemungkinan tidak akan pernah hilang," ujar Direktur Kedaruratan WHO Michael Ryan, dalam jumpa pers virtual di Jenewa, Swiss, Rabu (13/5) waktu setempat.

"Layaknya HIV belum juga hilang, tapi kita telah menerima dan berdamai dengan virus itu," ucap Ryan.

"Kita memiliki virus baru memasuki populasi manusia untuk pertama kalinya."

"Dan oleh karena itu, sangat sulit untuk memprediksi kapan kita akan menaklukannya," kata Ryan.

 Apa yang dikatakan Ryan sepertinya dicerna dengan baik oleh beberapa negara.

Sebab faktanya sejumlah negara mulai secara bertahap melonggarkan pembatasan social distancing atau kebijakan lockdown yang diterapkan guna membatasi penyebaran Covid-19.

Namun WHO memperingatkan, virus corona mungkin tidak akan pernah hilang seluruhnya.

WHO menegaskan, tidak ada cara untuk menjamin melonggarkan pembatasan tidak akan memicu gelombang kedua infeksi virus corona.

virus

                                                                                                                                                 kompas.com

Ilustrasi virus corona.

"Banyak negara yang ingin keluar dengan berbagai langkah," ujar Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

"Tapi rekomendasi kami masih sama yakni kewaspadaan di negara manapun harus berada pada tingkat tertinggi," tegasnya.

Ryan menambahkan, masih butuh jalan yang panjang, bagi dunia untuk kembali pada kehidupan normal.

Dia menegaskan, menemukan vaksin adalah satu-satunya cara untuk menaklukkan virus Corona.

Menurut Ryan, sekarang merupakan kesempatan besar bagi masyarakat dunia untuk mengambil langkah maju dengan mencari vaksin dan membuatnya dapat diakses secara luas.

"Ini kesempatan besar bagi dunia," kata Ryan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved