Breaking News

Virus Corona di Sumsel

Satu PDP Asal Lubuklinggau Meninggal Dunia, Pria Tenaga Medis Ini Dimakamkan di Pemakaman Umum

Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) diduga terjangkit Covid-19 atau Virus Corona asal Kota Lubuklinggau dengan keluhan Pneumonia berat, meninggal dunia

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/eko
Suasana saat pemakaman PDP diduga terjangkit Covid-19 di TPU Taba Lestari Kota Lubuklinggau. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) diduga terjangkit Covid-19 atau Virus Corona asal Kota Lubuklinggau dengan keluhan Pneumonia berat, meninggal dunia.

Pria yang bekerja sebagai Tenaga Kesehatan (Nakes) di RSUD Siti Asiyah Kota Lubuklinggau ini dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kelurahan Taba Lestari, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe, mengatakan jika PDP yang meninggal dunia tersebut memang memiliki riwayat penyakit pneumonia.

Pria di OKI Ini Bacok Tetangga Sendiri Pakai Parang, Persoalan Bermula dari Teguran Membuang Sampah

"Yang bersangkutan adalah tenaga medis di rumah Sakit Umum Daerah Siti Asiyah Lubuklinggau dan memang sudah beberapa lama sakit," kata pria bersapaan Nanan ini, pada Tribunsumsel.com, Sabtu (9/5/2020).

Ia menjelaskan, saat menjalani perawatan di rumah sakit yang bersangkut mengalami gejala sesak napas.

Disisi lain, kabar baiknya tiga kali dilakukan rapid test hasilnya negatif Covid-19.

"Sementara hasil Swab Test sudah dikirim ke Palembang, sekarang kita sedang menunggu.

Karena gejalanya sudah menunjukkan gejala Covid-19, maka pemakamanan dilakukan protokol medis sesuai Covid-19. Saya dengan pak Kapolres langsung memakamkannya," ungkapnya.

Berdasarkan hasil keterangan tim medis jika PDP tersebut bukan hanya sebagai tenaga kesehatan di Lubuklinggau, melainkan juga bekerja di klinik perusahaan PT Tropik Pandan di Kabupaten Musi Rawas.

60% Pasien Berjenis Kelamin Pria, Laki-laki Lebih Rentan Terkena Virus Corona, Begini Penjelasannya

"Kemudian dua minggu ini mengeluh sakit, dirawat di Sumah Sakit Siti Aiysah. Kita belum bisa mengatakan itu pasien Covid -19 atau bukan karena belum ada hasilnya.

Jika pun hasilnya positif atau negatif tetap harus melalui protokol medis Covid-19," terangnya.

Kendati demikian Ia pun mengimbau, kepada masyarakat Kota Lubuklinggau untuk tetap tenang, namun selalu waspada, tetap seperti biasa, tapi mengurangi aktivitas seperti biasa di luar rumah.

"Tenang supaya imun kita kuat dan tidak panik, tapi waspada jaga jarak sering cuci tangan, pulang mandi, jika pun harus keluar tetap pakai masker," ujarnya.

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved