Covid19 di Sumsel

51 Tambahan Kasus Covid-19 di Sumsel Diderita Bayi Hingga Lansia, Terbanyak Sejak Kasus Pertama

Kasus positif baru Covid-19 atau Virus Corona di provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) pada 9 Mei 2020 bertambah sebanyak 51 kasus.

Penulis: Jati Purwanti | Editor: Refly Permana
Humas Pemprov Sumsel
Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel dr. Zen Ahmad SpPD (K) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kasus positif baru Covid-19 atau Virus Corona di provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) pada 9 Mei 2020 bertambah sebanyak 51 kasus.

Penambahan kasus ini merupakan penambahan kasus terbanyak sejak kasus pertama ditemukan di Sumsel pada akhir Maret lalu.

Berdasarkan catatan satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, kasus positif ini tersebar di sembilan kabupaten dan kota di Sumsel.

Banjir Bandang di OKU Selatan, OKU Timur Hingga Ogan Ilir Wajib Waspada Tingkat Tinggi

Kasus positif terbanyak berasal dari Palembang yakni 23 kasus, lalu Lubuklinggau 12 kasus, Lahat lima kasus, Musi Rawas lima kasus, Musi Banyuasin dua kasus, OKI satu kasus, Ogan Ilir satu kasus, Prabumulih satu kasus dan Banyuasin satu kasus.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 di Sumsel, dr Zen Ahmad, menyebutkan sebaran umur untuk kasus positif terbaru ini mulai usia dua tahun dan paling tua 61 tahun.

"Untuk status penularan kasusnya tiga orang masih dalam penyelidikan dan sisanya melalui transmisi lokal," kata Zen, Sabtu (9/5/2020).

Berdasarkan data terbaru hingga kini belum ada tambahan kasus konfirmasi sembuh.

Pertamina RU III Salurkan 1000 Paket Sembako Kepada Pekerja Kontrak Volume dan Jasa Penunjang Umum

Sementara untuk kasus meninggal ada tambahan satu orang asal Ogan Ilir yang merupakan bayi berusia dua tahun.

Dengan tambahan kasus meninggal tersebut saat ini total meninggal berjumlah sembilan orang dengan rincian dua asal  Palembang, satu asal Oku timur, satu asal Banyuasin satu asal OKI satu asal Muara Enim satu dan terakhir satu orang asal Ogan Ilir.

Zen menerangkan, jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) di Sumsel berjumlah 4.593 orang, dengan rincian 3.423 orang telah selesai dipantau dan 1.170 orang masih dalam proses pemantauan.

Kemudian, untuk Pasien dalam pengawasan (PDP) secara keseluruhan sebanyak 307 orang, terdiri dari 151 orang telah selesai proses perawatan.

Bacaan Niat Shalat Idul Fitri Sendiri di Rumah Lengkap dalam Bahasa Arab dan Latin serta Tata Cara

Dengan mengacu pada tersebut ada 156 orang pasien lagi yang belum ditentukan statusnya apakah terkonfirmasi positif Covid-19 atau tidak.

Untuk penambahan PDP sebanyak dua orang.

Adapun jumlah sampel yang diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang sampai hari ini berjumlah 1.622 sampel.

"Sampel yang diperiksa terdiri dari 51 sampel positif, 246 sampel negatif sehingga sampel dalam proses pemeriksaan sebanyak 1.098 sampel." jelas Zen.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved