Breaking News:

Palembang Emas

Sekda Kota Palembang Serahkan Surat Usulan Pemberlakukan PSBB kepada Sekda Provinsi Sumsel

Sekertaris Daerah kota Palembang Ratu Dewa secara langsung melakukan penyerahan berkas usulan surat Pembatasan Sosial Berskala Besar.

Humas Kota Palembang
Sekda Kota Palembang Drs Ratu Dewa MSi menyerahkan surat usulan PSBB kepada Sekda Provinsi Sumsel untuk disampaikan ke Gubernur Sumsel. 

SRIPOKU.COm, PALEMBANG - Sekertaris Daerah kota Palembang Ratu Dewa secara langsung melakukan penyerahan berkas usulan surat Pembatasan Sosial Berskala Besar, (PSBB) ke Provinsi Sumatera Selatan yang diterima oleh Sekertaris Daerah Pemprov Sumsel, Nasrun Umar.

Mengacu dari data 109 yang positif Covid-19, Pemerintah kota Palembang tentunya mengambil langkah cepat guna memutus rantai setelah terlebih dahulu memberlakukan sistem karantina bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker.

Hal ini dibenarkan Sekda Pemprov Sumsel Nasrun Umar, bahwa Pemkot Palembang sudah mengajukan PSBB, hari ini juga setelah berkas diterima secepatnya saya serahkan kepada Pak Gubernur guna diproses langsung untuk dibawa ke Kementrian Kesehatan.

"Saya secara pribadi sangat mengapresiasi atas tindak cepat Pemkot Palembang dalam mengantisipasi guna memutus rantai penyebaran Covid-19 tersebut. Secara mekanismenya setiap kota dan Kabupaten dipersilakan mengajukan PSBB ke Pemprov Sumsel.

Pasien Sembuh Covid-19 di Sumsel Per Senin 4 Mei 2020, 7 Pasien Sembuh Termasuk Bayi Asal Muara Enim

Pasien Positif Covid-19 dari Sungai Pinang Ogan Ilir Meninggal, Sempat Dirujuk ke RSMH Palembang

Tanpa Bukti Kuat Pemenang Pemilihan BPD Desa Lirik Pangkalan Lampam OKI Diganti Secara Sepihak.

Tentunya dari kebijakan yang telah dilakukan Pemkot Palembang dalam pengajuan ini, Pemprov sangat mendukung apa yang telah disampaikan mengingat Palembang adalah ibu kota Sumatera Selatan," jelasnya usai menerima berkas usulan PSBB dari Pemkot Palembang senin (4/5).

Di tempat yang sama, Sekda Kota Palembang Ratu Dewa menambahkan jika berkas usulan PSBB tersebut secepatnya akan disampaikan segera ke Kementrian Kesehatan dan kita tunggu 2-3 hari hasilnya apakah bisa atau tidak dalam penerapannya.

"Hal ini juga berdasarkan dari pengamatan kita dari tingkat status dan kajian dari dinas sosial dan Kesehatan dan Bappeda, semua telah lengkap dan sudah kita ajukan pada hari ini. Untuk jaringan pengamanan sosial ia mengatakan dari 115 ribu orang miskin di Palembang ada tambahan lagi daftar baru sebanyak 4969 orang miskin baru ini harus terdaftar datanya dari RT dan lurah untuk di data secara benar agar tidak keliru, jika masih ada kesalahan data maka Dinas sosial harus memverivikasi ulang kembali data tersebut. Saya harap media juga menjadi pemantau pendistribusian sembako tersebut,"paparnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved