Human Interest Story

Zumping di Tengah Pandemi

Zumping merupakan gabungan antara nama aplikasi Zoom dan “dumping” yang artinya diputus.

Editor: Soegeng Haryadi
DOK. SRIPO
Zumping di Tengah Pandemi 

DI tengah pandemi Covid-19, selain dihadapkan pada persoalan ekonomi, tak sedikit pula orang yang dilingkupi masalah asmara. Tak hanya harus menjalani hubungan berjarak, karena menaati anjuran pemerintah, banyak juga pasangan harus mengandalkan media sosial dan aplikasi chatting dan meetingn untuk mempertahankan keharmonisan hubungan.

Rendahnya intensitas pertemuan tatap muka ditambah tidak efektifnya komunikasi lewat bantuan aplikasi, membuat beberapa pasangan juga dilanda kekeringan hubungan. Bahkan ada pula yang harus merelakan hubungannya kandas di tengah jalan.

Proses kandas atau putusnya hubungan percintaan sekarang ini juga bisa terjadi lewat aplikasi rapat daring (zoom) yang dikenal dengan zumping. Zumping merupakan gabungan antara nama aplikasi Zoom dan “dumping” yang artinya diputus.

Istilah zumping mulai dipakai pertama kali saat seseorang jurnalis BuzzFeed, Julia Moser yang juga pemilik akun @juliamoserrrr di Twitter saat diputuskan sang kekasih lewat aplikasi Zoom. Menurut Sahara Dristy, melakukan zumping pun sangat wajar di kondisi saat ini, sebab setiap orang dituntut untuk lakukan social distacing. Baginya zumping pun bisa menjadi salah satu cara memutuskan hubungan yang paling tepat.

Aplikasi zoom merupakan salah satu platform yang menyajikan komunikasi dalam bentuk video conference atau tatap muka, sehingga baik kita maupun lawan bicara tetap bisa berkomunikasi dua arah secara visual maupun suara.

"Di-zumping wajar, kok. Jadi, baik kita maupun lawan bicara dapat mendengarkan, melihat ekspresi layaknya bertemu langsung," ujarnya, Jumat (1/5/2020).

Meskipun masih terhalang layar gawai, kata dara bersuara emas ini, aplikasi zoom bisa jadi alternatif terbaik untuk kondisi saat ini untuk memutuskan suatu hubungan. "Ini baik juga untuk menghindari kesalahpahaman yang mungkin bisa terjadi dibanding memutuskan lewat chat biasa yang cuma berupa tulisan," kata Sahara. (jati)

Biofile
Nama : Sahara dristy
TTL : palembang, 9 september 1999
Pendidikan :
- Politeknik Negeri Sriwijaya jurusan B.inggris (lulus D3)
- Universitas Terbuka jurusan Sastra Inggris bidang minat penerjemah (sekarang)

Akun Instagram : saharadrsty
Prestasi :
- Finalis bootcamp x factor indonesia season 2 tahun 2015
- Juara 1 Nasional Popular Music Course Indinesia kategori solo vokal 2017
- Juara 1 tingkatNasional Popular Music Course Indinesia kategori solo vokal 2018
- Finalis silver ticket Indonesian Idol 2018
- Juara 2 Solo Pop Porseni Politeknik tingkat Nasional tahun 2018
- Juara 2 Solo Melayu Porseni Politeknik tingkat Nasional tahun 2018
- Juara 1 tingkat nasional Bintang Radio 2019

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved