Breaking News

WNA Srilanka-Bangladesh Keluar Masuk Masjid

Jamaah tabligh asal Bangladesh dan Srilanka tersebut kerap berpindah-pindah dari satu masjid ke masjid lain untuk mensyiarkan agama.

Tayang:
Editor: Soegeng Haryadi
ISTIMEWA
Ilustrasi 

PALEMBANG, SRIPO -- Sebanyak 3 jamaah tabligh WNA asal Bangladesh dan Srilanka yang sedang berada di Palembang menunjukkan hasil positif dalam pemeriksaan Rapid tes. Oleh karena itu, 3 WNA tersebut saat ini tengah berada di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang untuk menjalani isolasi sembari menunggu hasil PCR.

"Benar bahwa ada 3 WNA yang ditumpangkan di RSMH sembari menunggu hasil PCR," ujar juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Sumsel, dr Zen Ahmad, Senin (27/4/2020).

Lebih lanjut dikatakan, kondisi ketiganya terpantau baik dan tanpa gejala. Meskipun begitu, kesehatan mereka tetap dalam pengawasan tim dokter.

"3 WNA positif Rapid test berada di RSMH. Sedangkan sisanya masih dikarantina di rumah sehat Covid-19 Jakabaring," ujarnya.

Fakta Baru 3 WN Bangladesh dan Srilanka di Palembang yang Positif Covid-19, Kerap Berpindah Masjid

Ratusan WNA Jemaah Tabligh Akbar Dikarantina di Masjid Al Muttaqien, Beberapa Positif Covid-19

Sementara itu, Kadinkes Palembang Ayus Astoni melalui kasi pencegahan dan pengendalian penyakit menular (P2PM) Yudhi Setiawan mengatakan 3 WNA tersebut menunjukkan hasil positif dalam rapid test saat diperiksa oleh tim medis dari puskesmas Padang Selasa kecamatan Ilir Barat 1.

"Mereka memang masih belum bisa kembali ke negaranya karena pandemi saat ini," ujarnya.

Berdasarkan track record, jamaah tabligh asal Bangladesh dan Srilanka tersebut kerap berpindah-pindah dari satu masjid ke masjid lain untuk mensyiarkan agama.

Maka sebagai antisipasi, gugus tugas percepatan penanganan covid-19 juga sudah melakukan penyemprotan disinfektan di masjid atau tempat yang pernah menjadi titik kumpul para WNA tersebut selama di Palembang.

"Tindakan cepat sudah kita lakukan dengan melakukan track record dan penyemprotan disinfektan oleh pihak kecamatan," ujarnya.

Jumlah warga Palembang yang dikonfirmasi positif covid-19 kembali bertambah.

Seorang pria berusia 35 tahun di Palembang dikonfirmasi sebagai satu-satunya kasus tambahan baru covid-19 di Sumatera Selatan, Senin (27/4/2020).

Dengan demikian pria tersebut merupakan kasus ke 130 positif covid-19 di Sumsel.

"Hari ini tambahan kasus baru di Sumsel hanya ada 1 orang yang berasal dari kota Palembang," ujar juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Sumsel Yusri dalam teleconference.

Yusri mengatakan berdasarkan track record, pasien ke 130 di Sumsel merupakan kasus transmisi lokal.

"Sedangkan untuk konfirmasi masih sembuh hari ini tidak ada penambahan yakni masih berjumlah 18 orang. Dan yang meninggal dunia juga masih berjumlah 3 orang," ungkapnya.

Sementara itu, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Sumsel terus bertambah. Yusri menjelaskan bahwa ODP adalah orang yang memiliki riwayat kontak fisik dengan pasien positif Covid-19.

Selain itu ODP bisa juga merupakan orang yang pernah berada di wilayah terjangkit atau masih berada di wilayah terjangkit namun mengalami keluhan batuk dan demam.

Di Sumsel sendiri kota Palembang dan Prabumulih sudah ditetapkan sebagai wilayah terjangkit (zona merah) penyebaran Covid-19.

"Jumlah ODP di Sumsel saat ini sebanyak 3.543 orang. Sebanyak 2. 175 telah selesai dipantau dan dinyatakan negatif covid-19. Sehingga masih ada 1.368 orang lagi yang masih dalam proses pemantauan," ujarnya.

Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP), Yusri menjelaskan bahwa PDP merupakan pasien yang dirawat di rumah sakit karena gejala peradangan paru-paru (pneumonia). Ia mengatakan sampai saat ini berjumlah 173 pasien. Sebanyak 103 pasien telah selesai menjalani perawatan dan dinyatakan negatif. Dan masih ada 70 pasien lagi yang masih dirawat di rumah sakit.

"Hari ini jumlah PDP di Sumsel bertambah 9 orang," ungkapnya.

Sementara itu, keseluruhan sampel yang telah diuji di laboratorium oleh Pemprov Sumsel terkait Covid-19 hingga saat ini berjumlah 688 sampel. Terdiri dari 443 Orang Tanpa Gejala (OTG), 190 PDP dan 56 ODP.

Dari sampel tersebut sebanyak 145 sudah dinyatakan negatif covid-19 dan 413 sampel masih dalam proses.

"Ada juga 130 sampel yang dinyatakan positif sebagaimana yang terkonfirmasi hari ini," ujarnya. (cr8/mg3)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved