Breaking News:

Saat Berbuka Puasa Benarkah Langsung Minum Es dan Makan Gorengan?

Setelah seharian menahan rasa lapar dan haus, kita kembali diperbolehkan makan dan minum ketika azan Maghrib berkumandang.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi - Saat bulan Ramadan, waktu berbuka menjadi waktu yang ditunggu-tinggu oleh umat Muslim. Ketika Maghrib tiba, kita biasanya lapar mata melihat beragam makanan yang ada. 

Padahal selain gula, tubuh sangat memerlukan karbohidrat, protein, serat, ataupun zat-zat lain yang berguna bagi metabolisme tubuh.

Dr Saptawati berpendapat, mengonsumsi gorengan saat berbuka bukanlah suatu masalah.

Asalkan tidak berlebihan dalam mengonsumsinya.

"Gorengan tak apa-apa, asal tidak terlalu banyak," kata dia.

Ia menyarankan, pada saat berbuka, cukup dengan satu gelas teh hangat dan sedikit kolak.

"Itu sudah dapat mengembalikan gula darah. Setelah itu, baru makan yang berat," kata dia.

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Sementara itu, Dr Fiastuti Witjaksono, Ms, SpGK, ahli Gizi Medik dari RS Siloam, berpendapat, mengonsumsi air dingin saat berbuka bukanlah suatu masalah.

Pasalnya, es mempunyai sifat seperti air dan akan menyesuaikan dengan kondisi tubuh.

"Kalau yang tidak mempunyai masalah mengonsumsi air dingin, paling hanya batuk," ujarnya.

Ia justru beranggapan, makanan yang digorenglah yang sebaiknya dihindari saat berbuka puasa.

"Makanan sehat tidak dianjurkan untuk digoreng, apalagi dengan minyak yang sudah berkali-kali dipakai, tidak baik bagi tubuh," kata dia.

Ia menuturkan, satu gram minyak goreng sama dengan 10 gram kalori.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved