Berita Muaraenim

Motif Suami Bunuh Istri di Muaraenim Karena Gara-gara Cemburu, Sang Suami Suka Main Perempuan

Kapolsek Lawang Kidul, AKP Azizir Alim, mengungkapkan, pelaku pembunuhan seorang perempuan tanpa busana adalah suami dari korban sendiri yakni Reno W

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / IKA
Tersangka pembunuhan terhadap istrinya Reno Wahyudi saat diamankan di Polsek Lawang Kidul Muaraenim, Senin (27/4/2020) 

SRIPOKU.COM,MUARAENIM -- Kapolsek Lawang Kidul, AKP Azizir Alim, mengungkapkan, pelaku pembunuhan 

seorang perempuan tanpa busana adalah suami dari korban sendiri yakni Reno Wahyudi (33).

Menurut Azizir, pembunuhan tersebut karena dilatari rasa cemburu korban terhadap pelaku yang tak lain suaminya sendiri. Karena pelaku masih suka main dengan perempuan lain.

Akibat kejadian tersebut keduanya terlibat cek cok dan terjadilah peristiwa pembunuhan tersebut.

"Pelaku telah melakukan kekerasan fisik terhadap korban dengan cara memukul korban dengan tangan kosong dan membenamkan wajah korban ke dalam wastafel yang berisi air dan menarik leher korban menggunakan tali dengan kabel antena TV hingga korban tewas,"kata dia, Senin (27/4/2020).

Terungkap, Begini Cara Reno Habisi Nyawa Istri di Rumah Orangtuanya di Muaraenim

 

Fakta Suami di Muaraenim Bunuh Istrinya Sendiri, Korban Ditinggal Bugil, Ada Juga Pengaruh Narkoba

Selain mengungkap kasus pembunuhan tersebut, ternyata pelaku juga dinyatakan positif mengkonsumsi narkoba.

Hal ini diketahui dari hasil tes urine yang dilakukan kepada pelaku.

" Dan hasil test urine dinyatakan pelaku positif mengonsumsi narkoba jenis sabu, dan pelaku mengakui hal tersebut,berkaitan pengembangan narkobanya, akan dikembangkan dan didalami oleh sat narkoba Polres Muaraenim," jelasnya.

Dijelaskan Kapolsek, bahwa kedua pasutri tersebut dari keterangan tetangganya memang sering cekcok mulut.

" Tersangka menikah pertama kali dengan korban pada bulan Januari 2017 kemudian bercerai pada bulan Desember 2017, kemudian menikahi korban kembali, pada bulan Agustus 2018 dan punya 3 anak, pelaku memang sering melakukan KDRT, pertengkaran dan kekerasan fisik terhadap korban sudah terjadi sejak hari jumat tanggal 24 April 2020 hingga puncaknya pada hari minggu, tanggal 26 April 2020 yang mengakibatkan korban tewas,

Terkait kasus tersebut lanjutnya lagi, pihaknya telah mengamankan beberapa alat bukti seperti kabel Antena TV, pakaian korban sudah kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Ia juga menjelaskan bahwa keduanya kedua pasutri tersebut masih tinggal dalam satu rumah di Desa Tegal Rejo Kecamatan Lawang Kidul.

Seorang Ibu Rumah Tangga Ditemukan Tewas Dalam Keadaan Bugil di Rumah Mewah BTN Air Paku Muaraenim

 

Plt Bupati Muaraenim Juarsah Enggan Komentari Penangkapan 2 Pejabat di Muaraenim, ini Alasannya

" Mereka bisa ada di rumah mewah milik orangtua korban tersebut, dikarenakan pelaku beralasan mau mengambil knalpot yang ada di rumah yang berlokasi di Jalan Raya BTN Air Paku Kecamatan Lawang Kidul.

Makanya mereka janjian untuk bertemu di sana, dan setelah mereka di rumah tersebut terjadilah cekcok mulut dengan korban yang berujung pada kejadian pembunuhan, dan berdasarkan keterangan bibi korban, sore hari sebelum korban tewas, korban sempat ke Muaraenim dan bercerita dengan bibi korban terkait cekcok mulut dengan pelaku,"jelasnya.

Ditambahkannya menurut keterangan keluarga korban, bahwa pelaku dulu berprofesi sebagai wirausaha yang bergerak di bidang batu bara.

" Tapi sepertinya sekarang tidak lagi, sementara korban berprofesi sebagai ibu rumah tangga biasa," kata dia.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved