Ramadan 2020

Rumah Alquran Tutup Dua Bulan

Untuk tiket masuk ini bebas sepuasnya tanpa dibatasi waktunya, jadi kamu bisa bebas foto selfie dan lain-lain di sini.

Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Pendiri Alquran Akbar Syofwatillah Mohzaib saat menjelaskan sejarah Alquran Akbar kepada pengunjung, Selasa (29/5/2018) 

TAK hanya memiliki jembatan Ampera yang menjadi ikon kota, Palembang juga memiliki tempat yang bisa memukau kamu. Bayt Al Qur'an Al Akbar yang berada di Jalan M Amin Fauzi, Soak Bujang, Pondok Pesantren IGM Al Ihsaniyah, Kecamatan Gandus Kota Palembang.

Al Qur'an Al Akbar ini diukir di kayu ditambah dengan ukiran khas Palembang yang merupakan satu-satunya yang ada di dunia. Ukiran ini terulis sama seperti Al Quran yang ada di Al Quran cetak.

Inisiator dan Pembuat Bayt Al Qur'an Al Akbar Ust H Syofwatillah Mohzaib atau yang akrab disapa Opat ini menjelaskan, bahwa Al Qur'an Al Akbar ini dibuat dari kayu tembesu.

"Dipilihnya kayu tembesu disamping untuk memuliakan Al Qur'an juga agar mushaf ini awet dan tahan lama," katanya.

Kayu tembesu ini termasuk kayu terbaik dan berkelas. "Bayt Al Qur'an Al Akbar ini terbuat dari kayu tembesu dengan ukuran 177 cm x 140 cm dengan ketebalan 2,5 cm, total keseluruhan ada 30 juz," jelasnya.

Terlihat di setiap lembar ukiran Bayt Al Qur'an Al Akbar ini terdapat warna dasar cokelat dan dengan huruf Arab timbul berwarna kuning. Lalu disetiap pinggirannya ada motif kembang yang indah dipandang. Bayt Al Qur'an Al Akbar ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2012 lalu.

"Kalau sebelumnya di sini hanya ada Bayt Al Qur'an Al Akbar, maka saat ini selain bisa melihat Bayt Al Qur'an Al Akbar, selfie dan foto-foto juga bisa menambah wawasan dengan acara Ngopi Bareng," ujarnya.

Ngopi ini sebuah singkatan yang artinya ngobrolin petunjuk ilahi, mengupas tentang Al Qur'an. Selain itu di Bayt Al Qur'an Al Akbar ini juga ada produk minuman alkali yang berupa air mineral yang sudah dibacakan doa. Dan dibacakan Al Qur'an 30 juz oleh ratusan anak santri. Kemudian bagi yang suka kaligrafi bisa membuat nama kaligrafi dengan membayar Rp 20 ribu saja.

"Al Qur'an Al Akbar ini buka setiap hari mulai pukul 9.00-17.00. Untuk harga tiketnya Rp 20 ribu untuk dewasa dan Rp 15 ribu untuk anak-anak," jelasnya.

Untuk tiket masuk ini bebas sepuasnya tanpa dibatasi waktunya, jadi kamu bisa bebas foto selfie dan lain-lain di sini. Sementara itu Bayt Al Quran Al Akbar di Gandus ini tutup sementara.

"Kami sekarang tutup sementara, jalan dua bulan dan belum tau kapan akan dibuka kembali, ini tergantung bagaimana keadaannya aman atau tidak," ujarnya. (elm)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved