Virus Corona

Di Arab Saudi, Kasus Infeksi Corona Tembus 10.000

Hingga Senin kemarin (20/4) jumlah kasus virus corona di Kerajaan Arab Saudi telah melampaui 10.000.

Editor: Salman Rasyidin
REUTERS/Ahmed Yosri/File Photo
ILUSTRASI. Warga mengenakan masker di Riyadh Arab Saudi.   

SRIPOKU.COM – Hingga Senin kemarin   (20/4) jumlah kasus virus corona di Kerajaan Arab Saudi telah melampaui 10.000. Jumlah tersebut diungkapkan Menteri Kesehatan Saudi Dr Tawfiq Al-Rabiah.  

Disadur dari Kontan.co.id yang melansir Arab News, Al-Rabiah telah memperingatkan tentang lonjakan jumlah kasus ini sejak dua minggu lalu. Dia mengatakan bahwa peningkatan jumlah kasus COVID-19 di Kerajaan adalah hasil dari pengujian aktif.

"Daripada menunggu seseorang untuk memberi tahu kami bahwa mereka mencurigai seseorang mungkin terinfeksi dan memasukkannya ke karantina, kami secara aktif pergi ke daerah berisiko tinggi dan melakukan tes untuk mengidentifikasi kasus lebih awal," katanya kepada Arab News.

Juru bicara Kementerian Kesehatan, Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly, mengatakan dalam konferensi pers harian bahwa 1.122 kasus baru dilaporkan di seluruh Kerajaan pada hari Senin.

Dia mengatakan dari total kasus baru, 874 terdeteksi sebagai hasil dari pengujian aktif yang dilakukan di distrik padat dan daerah berisiko tinggi lainnya.

"Ini menjadikan 80% dari kasus yang baru direkam di Kerajaan," kata Al-Aly.

Juru bicara itu mengatakan bahwa 27% dari kasus adalah warga Saudi dan 73% sisanya dilaporkan adalah ekspatriat.

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved