Virus Corona di Sumsel

MUI Palembang Cemaskan akan Ada Bahaya Lebih Luas Jika Ada Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19

Pemerintah Kota Palembang merencanakan menyiapkan lahan seluas dua hektar sebagai antisipasi jika ada pasien Covid-19 atau Virus Corona dimakamkan.

Wartakotalive.com
Tempat Pemakaman Umum (TPU) Padurenan, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi sebagai lokasi pemakaman Covid-19. Wartakotalive.com/Muhammad Azzam 

Laporan wartawan SRIPOKU.COM, Bayazir Al Rayhan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang merencanakan menyiapkan lahan seluas dua hektare untuk antisipasi pemakaman pasien Covid-19 atau Virus Corona.

Lokasi tersebut berada di Kecamatan Gandus, Kota Palembang. 

Setelah beredarnya informasi tersebut, tepatnya pada Senin (6/4/2020), beredar foto di Instagram yang berisikan spanduk bertuliskan penolakan warga Kecamatan Gandus akan tempat pemakaman untuk pasien Covid-19 atau Virus Corona.

Wanita Ini Datangi SPKT Polrestabes Palembang, Laporkan Temannya yang tak Kunjung Kembalikan Motor

Ketua MUI Kota Palembang, Drs HM Saim Marhadan, mengatakan secara agama hal ini tidak diperbolehkan mengingat hal ini sama saja dengan kematian lainnya hanya saja cara kematiannya yang berbeda.

"Secara agama tidak boleh melarang pemakaman pasien Covid-19 itu.

Mereka itu sama saja, hanya saja cara kematiannya yang berbeda," kata Saim kepada wartawan SRIPOKU.COM, Rabu (8/4/2020).

Menurut Saim, lebih bahaya jika ada penolakan seperti ini.

Masyarakat menjadi takut dan menyembunyikan identitas pasien Covid-19.

"Lebih bahaya nantinya kalau ada masyarakat yang meninggal akibat Covid-19 tapi mereka tidak mengatakan terkena covid-19 karena takut tidak diterima oleh masyarakat. Itu lebih bahaya lagi," kata Saim.

Halaman
12
Penulis: Bayazir Al Rayhan
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved