Berita Palembang

Wanita Ini Datangi SPKT Polrestabes Palembang, Laporkan Temannya yang tak Kunjung Kembalikan Motor

Akibatnya warga Lorong Perguruan, Kecamatan Plaju Palembang adukan kejadian ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polrestabes, Palembang

SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Winda (43), ketika melapor ke Pengaduan Polrestabes Palembang, melaporkan motornya sudah dilarikan temannya sendiri, Rabu (8/4/2020). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Berdalih dipakai untuk ngojek, FD (25) warga nekat larikan motor temannya Winda Yuhana (43).

Akibatnya warga Lorong Perguruan, Kecamatan Plaju Palembang adukan kejadian ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polrestabes, Palembang, Rabu (8/4/2020).

Menurutnya kejadian berawal saat pelaku datang ke rumah korban dengan alasan meminjam motor untuk digunakan ngojek dan hasilnya dibagi dua serta pelaku akan mengantar serta menjemput korban di tempat kerjanya berada di KM 9 Palembang.

"Waktu itu pada 25 Maret 2020 sekitar pukul 15.00, dia datang kerumah meminjam motor untuk dipakai ngojek dan menjemput serta mengantar saya pak hingga hasil ngojek dia juga janjikan bagi dua,"katanya.

Setelah tiga Minggu berlalu pelaku tidak kunjung datang untuk menjemput serta mengantar korban.

"Saya heran dia tidak seperti biasanya lalu saya telepon tapi nomornya tidak aktif-aktif hingga saat ini sehingga saya laporkan dia ke pihak berwajib," katanya.

Lanjutnya, mengenal pelaku sudah sangat lama tapi tidak menyangka pelaku nekat melarikan motor korban.

"Saya tidak menyangka dia melarikan motor saya, apalagi motor Vario dengan nopol BG 5563 AAC itu baru saya kredit beberapa bulan lalu," ungkapnya.

Sementara, Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri membenarkan adanya laporan mengenai penggelapan motor yang dilakukan oleh orang yang dikenal korban.

"Laporan sudah kita terima dan laporan polisi akan ditindaklanjuti oleh unit Reskrim Polrestabes Palembang, untuk pelakunya sendiri bila tertangkap dan terbukti bersalah akan dikenakan hukuman penjara selama empat tahun penjara," tutupnya.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved