Virus Corona di Sumsel

Seorang Dokter di OKU Positif Covid-19, Tim Telusuri Tempat Praktek di Baturaja

Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten OKU, sudah menerima laporan dua warga OKU positif corona.

SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Virus corona di Sumsel 

SRIPOKU.COM, BATURAJA -- Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten OKU, sudah menerima laporan dua warga OKU positif corona.

Total di OKU ada tiga pasien positif Covid-19. Salah satu pasien tersebut salah seorang dokter.

Dokter tersebut tercatat pasien ke 16 karena profesinya sebagai tenaga medis maka tim sedang turun menelusuri tempat-tempat pasien kasus 16 praktek.

Diantaranya di Puskesmas, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Ibnu Sutowo Baturaja, Rumah Sakit Dr Noesmir (RS DKT) dan kemudian RS St Antonio Baturaja dan di tempat praktek dokter tersebut yang di Baturaja.

Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan covit -19 Kabupaten OKU Rozali SKM MM yang dikonfirmasi via telepon Senin (6/4/2020), mengatakan pihaknya sudah menerima surat pemberitahuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan tentang dua warga OKU yang postif covid-19.

Wong Baturajo Terpilih Sebagai Ketua Mahkamah Agung, Berikut Perjalanan Karier M Syarifuddin

 

Antara Keluarga atau Nekat ke Zona Merah Corona, Ini Jawaban Seorang Sopir Bus AKAP di Palembang

“Memang benar menyatakan bahwa ada penambahan 2 kasus yang positif copit- 19,” kata Rozali.

Menurut Rozali dua kasus baru ini yakni Kemudian, kasus 15 usia 54 tahun jenis kelamin perempuan asal OKU status kasus transmisi lokal. Terakhir, kasus 16 usia 61 tahun perempuan asal OKU status kasus transmisi lokal.

Dikesempatan itu jubir gugus tugas percepatan peanggulangan Covid-19 menjelakan, untuk kasus 16 karena profesinya sebagai tenaga medis maka tim sedang turun menelusuri tempat-tempat pasien kasus 16 praktek seperti di Puskesmas, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Ibnu Sutowo Baturaja, Rumah Sakit Dr Noesmir (RS DKT) dan kemudian RS St Antonio Baturaja dan di tempat praktek dokter tersebut yang di Baturaja.

Menurut Rozali, belum bisa dipastikan dimana pasien kasus 16 pertaman kali terpapar covid-19.

Karena yang bersangkutan sering bolak balik Palembang -Baturaja lantaran keluarganya di Palembang.

” Apakah yang bersangkutan terpapar di Prabumulih atau di Palembang atau bahkan dari pasiennya,” terang Jubir.

Anjuran Pemerintah untuk Pengguna Masker Kain, Dipakai Maksimal 4 Jam Sehari, Kemudian Masker Dicuci

 

Harga Ayam Anjlok Rp 7.000 Per Kg, Bingung Beli Pakan Peternak Bunuh 2 Juta Ekor Anak Ayam

Menurut Jubir, dokter senior ini juga tergabung di Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan covid-19 di Kabupaten OKU.

Sementara itu dengan bertambahnya warga OKU yang terkonfirmasi posfitif covid-19 dari satu menjadi tiga orang ini.

Maka semua pihak harus mendorong pemerintah dan pihak terkait segera mengambil tindakan efektif untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Penulis: Leni Juwita
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved