Berita Sriwijaya FC

Akibat Keadaan Kahar,Gaji Sriwijaya FC Dibayarkan Maksimal 25 Persen,Manajemen Masih Tunggu Juknis

Manajemen Sriwjaya FC masih menunggu petunjuk teknis PT LIB (Liga Indonesia Baru), selaku operator kompetisi terkait penggajian tim.

SRIPOKU.COM / Abdul Hafiz
Manajer Sriwjaya FC, H Hendri Zainuddin SAg SH, 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Manajemen Sriwjaya FC masih menunggu petunjuk teknis PT LIB (Liga Indonesia Baru), selaku operator kompetisi terkait penggajian tim.

Pasca Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan selaku otoritas sepabola telah memutuskan kompetisi Liga 2 2020 kembali ditunda hingga 29 Mei nanti dan menyatakan status keadaan kahar (force majeur).

"Kita masih menunggu Juknis dari PT LIB. Itu kan surat keputusan PSSI ditujukan PT LIB. Nantinya dari PT LIB baru ke klub. Baru kita ada pegangan. Biarlah mereka bekerja dulu," ungkap Manajer Sriwjaya FC, H Hendri Zainuddin SAg SH, Minggu (29/3/2020).

Keadaan Kahar adalah "kekuatan yang lebih besar" suatu kejadian yang terjadi di luar kemampuan manusia dan tidak dapat dihindarkan sehingga suatu kegiatan tidak dapat dilaksanakan atau tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Kompetisi baru akan kembali berjalan awal Juni mendatang.

Cegah Virus Corona, Warga Pulang Kampung ke OKI Langsung di Periksa di Dalam Bus, Diwajibkan Lapor

 

Banyak Warga Pulang Kampung ke Lubuklinggau, Walikota Perketat Akses Masuk,Kesehatan Warga Diperiksa

Hal tersebut berdasarkan Surat Keputusan PSSI Nomor: SKEP/48/III/2020 tertanggal 27 Maret 2020, penundaan gelaran kompetisi Liga 1 dan Liga 2 berakhir pada 29 Mei 2020.

Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.

Selain batas penundaan, PSSI juga memutuskan bahwa Maret, April, Mei dan Juni 2020 adalah status keadaan tertentu darurat bencana terkait penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia, maka status disebut keadaan kahar (force majeur).

Kemudian, berdasarkan ayat pertama, maka klub peserta Liga 1 dan Liga 2 dapat melakukan perubahan kontrak kerja yang telah ditandatangani/disepakati antara klub dan pemain, pelatih, ofisial atas kewajiban pembayaran gaji di bulan Maret, April, Mei, dan Juni 2020 yang akan dibayarkan maksimal 25 persen dari kewajiban yang tertera dalam kontrak kerja.

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved