Berita Palembang

Masjid Agung Palembang Ikuti Seruan Bersama, untuk Sementara Waktu tidak Selenggarakan Salat Jumat

Pengurus Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo atau Masjid Agung Palembang, untuk sementara tidak melaksanakan Salat Jumat.

Masjid Agung Palembang Ikuti Seruan Bersama, untuk Sementara Waktu tidak Selenggarakan Salat Jumat
SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
SATU PINTU --- Warga melintas di depan pintu gerbang masuk Masjid Agung Palembang dekat Air Mancur yang kini telah ditutup dan dipasang pengumuman, Kamis (26/3/2020). Kondisi ini sebagai aksi untuk mencegah penyeberan virus corona (Covid-19), jadi akses pintu masuk Masjid Agung dibatasi sehingga memudahkan deteksi bagi jemaah. Masjid Agung lewat pintu utama. 

SRIPOKU.COM-PALEMBANG -- Pengurus Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayo Wikramo atau Masjid Agung Palembang, untuk sementara tidak melaksanakan Salat Jumat.

Kebijakan ini diambil, untuk mematuhi seruan bersama yang dikeluarkan oleh Pemkot Palembang, MUI Palembang serta DPD DMI Kota Palembang.

Menurut Ketua Yayasan Pengurus Masjid Agung Palembang, Ir Kgs H Ahmad Sarnubi, mengatakan,  selama ini Masjid Agung Palembang telah menyiapkan fasilitas ibadah dan kebersihan masjid semaksimal mungkin, untuk umat Islam di Kota Palembang.

Namun jika memang Walikota Palembang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Palembang, dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Palembang telah memutuskan untuk tidak menyelenggarakan Salat Jumat sementara waktu, maka pihaknya akan mematuhi hal tersebut.

Pertamina Peduli Bantu 30 Unit Wastafel Portabel, Bersama Lawan COVID-19

 

Perampokan Toko Emas di Pasar Sungai Lilin Muba, Korban Menderita 7 Kg Emas Setara Rp 5 Miliar

"Pemerintah sebagai amri khofifah yang menerima amanah dari Allah SWT, kita wajib untuk patuh, demi kemaslahatan bersama," ujarnya melalui whatsapp, Kamis (26/03/2020).

Sebelumnya, Masjid Agung Palembang juga telah melakukan beberapa langkah pencegahan terhadap penyebaran Virus Corona, meskipun tidak dapat melarang masyarakat untuk salat, namun telah menunda semua aktivitas pengajian di masjid tersebut.

Sebelumnya, pengurus masjid telah mengulung semua sajadah yang ada di masjid, sebagai pengantinya, pengurus meminta jemaah untuk membawa sendiri sendiri sajadah dari rumah.

Saat ini pihak yayasan juga menyediakan hand sainitizer, membagikan selebaran berisi imbauan waspada terhadap Virus Corona dan menggelar ceramah berupa penjelasan dari Prof. Yuwono mengenai Virus Corona.

Menurunya, Masjid Agung yang terletak di tengah Kota Palembang sangat strategis, dimana setiap orang dapat berkunjung, baik masyarakat atau pun orang yang dalam perjalanan memilih singgah dan salat di sana.

“Kami tidak akan melarang salat di masjid ini, karena kita menghargai orang-orang yang datang, bisa jadi mereka dalam perjalanan perlu salat, Masjid Agung jadi tempat yang tepat,” ujarnya.

Halaman
12
Penulis: maya citra rosa
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved