Sumsel Siaga Corona
Satu pasien positif Covid-19 itu merupakan hasil dari enam spesimen yang dikirimkan Sumsel ke pusat.
PALEMBANG, SRIPO -- Gubernur Sumsel, Herman Deru mengungkapkan satu warga Palembang dinyatakan positif terpapar Covid-19. Warga yang positif terkena virus corona tersebut, merupakan salah satu dari dua orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia pada, Senin (22/3) kemarin.
"Warga Palembang satu positif Covid-19. Yang bersangkutan merupakan salah satu dari dua orang PDP meninggal kemarin," ujar Herman Deru dalam jumpa Pers di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (24/3).
Ia menjelaskan, satu pasien positif Covid-19 itu merupakan hasil dari enam spesimen yang dikirimkan Sumsel ke pusat. Dari data tersebut dinyatakan satu orang positif meninggal karena virus corona.
• Bepergian ke Jakarta, Lampung dan Jawa Barat, 6 Warga OKU Selatan ini Jadi Suspect Corona
• Sumsel Siagakan 60 Ruang Isolasi
Sementara seorang pasien PDP asal Prabumulih yang meninggal diwaktu bersamaan dengan warga Palembang itu masih menunggu hasil litbangkes.
"Menyikapi ada satu pasien PDP meninggal maka status Sumsel sudah saya naikkan menjadi tanggap darurat atau siaga corona," tegas Deru.
Selain itu, langkah yang akan diambil pihaknya setelah menaikan status Corona dengan menindaklanjuti Kepres nomor 9 Tahun 2020 dan Inpres nomor 4 Tahun 2020 tentang cadangan keuangan khusus pemerintah daerah guna menghadapi wabah ini.
Bukan hanya itu, pihaknya terus menyiapkan tambahan ruang isolasi dan beberapa rumah sakit untuk menangani pasien PDP virus korona di Sumsel.
Jika rumah sakit di Sumsel tidak bisa lagi menampung PDP virus korona, pihaknya juga akan menyiapkan wisma atlet di Jakabaring dan gedung asrama haji dengan total kapasitas bisa menampung 2000 orang.
"Fokus kita Repokus dan realokasi dan Pemprov Sumsel lakukan efisien dari tergambar dalam waktu singkat ini mencadangkan 100 Miliar dana untuk digunakan antisipasi dan dampak corona," jelasnya.
Juru bicara Satgas Penanggulangan Corona Pemprov Sumsel, Prof Yuwono menambahkan jumlah pasien dalam pemeriksaan (PDP) yang ada saat ini ada 13 orang, 6 pasien dinyatakan negatif, 5 pasien masih dalam perawatan dan 2 meninggal dunia.
"Sejauh ini, ada 1 PDP positif corona yaitu korban asal Palembang yang meninggal kemarin," ujarnya.
Ia menjelaskan, untuk orang dalam pantauan (ODP) meningkat menjadi 247 orang, 110 orang dinyatakan sehat dan 137 orang masih di pantau. Sementara lima Pasien Dalam Pantauan (PDP) yang dirawat di ruang isolasi RSMH Palembang masih menunggu hasil laboratorium positif atau tidak Covid-19.
"Untuk yang Prabumulih belum keluar hasil labnya. Sama seperti 5 pasien PDP yang diisolasi juga belum keluar hasilnya sampai saat ini," jelasnya.
Pasca Pemerintah mengumumkan bahwa Provinsi Sumatera Selatan terkonfirmasi memiliki satu kasus positif Covid-19, langkah - langkah preventif guna menekan penyebaran virus ini dimaksimalkan. Status tanggap darurat pun disematkan hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Disebutkan, dari dua orang Pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal belum lama ini, satu diantaranya dinyatakan positif. Dimana Gubenur Sumatera Selatan, Herman Deru pun menegaskan, pasien tersebut berasal dari Kota Palembang.
Oleh Karenanya, Dinas Kesehatan Kota Palembang, telah menetapkan 14 orang yang berinteraksi dengan seorang pasien asal Palembang positif terpapar virus tersebut masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP), sehingga mereka diminta untuk melakukan isolasi diri hingga 14 hari kedepan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Ayus Astoni, mengatakan dari jumlah itu empat orang dari pihak keluarga pasien corona dan 10 orang merupakan tenaga medis. 14 ODP diharuskan mengisolasi diri selama 14 hari karena telah masuk kelompok yang rentan terpapar pasca melakukan kontak.
"Sejak pasien dirawat di RSMH kami sudah melakukan pemantauan siapa saja yang kontak dengan pasien PDP. Untuk tenaga medis sendiri, mereka selama melakukan perawatan pasien sudah sesuai SOP dengan menggunakan alat pelindung diri, sedangkan empat orang keluarga pasien kondisinya saat ini masih dalam keadaan sehat," jelasnya, Selasa (24/3/2020).
Meski masih berstatus ODP, Dinkes Palembang tetap mengusulkan ke Satgas Pencegahan dan Penanggulangan Corona Sumsel agar ke 14 ODP tersebut dapat dilakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.
"Begitu juga pengambilan sampel spesimen. Total jumlah PDP sesuai notifikasi Dinkes Sumsel masih ada empat orang saat ini," tutupnya. (cr26/oca)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/sumsel-siaga-virus-corona.jpg)