Seorang Pria di Pedamaran Timur OKI Tikam Leher Sesorang Hingga Tewas, Motifnya Masih Misterius

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Palupessy, melalui Kabag Humas AKP, Iryansyah, membenarkan ada kasus penganiayaan di Kecamatan Pedamaran Timur.

handout
Pelaku dan barang bukti telah dibawa ke Polsek Pedamaran Timur, Rabu (25/3/2020). 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Zn (22), warga Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) diduga sudah menganiaya seseorang hingga menyebabkan luka dan akhirnya meninggal dunia.

Kini, Zn berhasil diamankan Polsek Pedamaran Timur.

Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Palupessy, melalui Kabag Humas AKP, Iryansyah, membenarkan ada kasus penganiayaan di Kecamatan Pedamaran Timur.

Cuma Bilang Begini, Oki Setiana Dewi Ikut Kena Batunya Gara-gara Kelakuan Ria Ricis Ditengah Corona!

"Iya hari Selasa kemarin, sekitar jam 15.30 wib, terjadi tindak penganiayaan di Jalan poros Desa Pancawarna, Kecamatan Pedamaran Timur (Petir)," ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (25/3/2020).

Dijelaskannya, kejadian saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor sendirian, lalu dihentikan pelaku.

"Pelaku langsung menyerang dengan senjata tajam jenis parang, hingga korban mengalami luka leher bagaian belakang dan putus 2 jari tangan kanan dan 1 jari tangan kiri.

Setelah melakukan penganiayaan pelaku melarikan diri dan korban dirujuk ke RSUD Kayuagung oleh keluarga korban namun saat diperjalanan korban meninggal dunia," jelasnya.

Cerita Kepala Ruang Isolasi Kekeh Rawat Pasien Covid-19 di Bali Ini Bikin Merinding,Keluarga Terima

Setelah mendapatkan laporan mengenai kejadian tersebut, personil Polsek Pedamaran Timur langsung menuju ke rumah pelaku dan langsung dilakukan penangkapan.

"Kemarin jam 16.30 Wib saat anggota polsek sedang laksanakan patroli lalu mendapat informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi penganiayaan di Desa Pancawarna.

Mendapat informasi tersebut anggota langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berhasil mengamankan pelaku dirumahnya tanpa perlawanan," tegasnya.

Untuk kemudian pelaku beserta 1 bilah senjata tajam jenis parang, 1 buah baju milik korban, 1 (satu) buah celana milik korban dijadikan barang bukti, guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Kita melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan terus mendalami motif pelaku hingga tega menghabisi nyawa korbannya," tutupnya.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved