Ilmuwan Swedia Ungkap Lima Kemungkinan Manusia Idap Hantavirus, Gejala Mirip Virus Corona
hantavirus pertama kali muncul pada 1950-an ketika perang AS-Korea di Korea, tepatnya di sungai Hantan.
Ketiga, penularan melalui kontak. Manusia dapat terinfeksi jika digigit tikus yang terinfeksi.
• Debt Collector Diperingatkan Jokowi tak Tagih Motor Kredit di Tengah Virus Corona, Kapolri Beraksi!
Keempat, transmisi vertikal. Artinya, wanita yang sedang hamil, janinnya bisa terinfeksi melalui plasenta setelah terinfeksi hantavirus.
Kelima, penyebaran melalui media apa saja yang relevan. Sejauh ini terdapat banyak jenis hemoragik fever atau demam berdarah akibat hantavirus.
Beberapa kondisi demam ini dapat ditularkan dari orang ke orang.
Demam berdarah di China biasanya merujuk pada epidemi hemoragik yang kini dikenal sebagai sindrom ginjal, demam berdarah, keduanya tergolong menular dan membahayakan kesehatan manusia.
Gejala umum penyakit itu biasanya diawali dengan demam, sakit kepala, muntah, nyeri orbital, mual dan sesak dada.
Sedangkan demam, pendarahan, syok akut dan kerusakan utama adalah manifestasi klinis utamanya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ahli Sebut Publik Tak Perlu Panik Hantavirus, Ini Sebabnya"