Berita Muba

Baru Merantau 3 Bulan di Sungai Lilin Muba, Pedagang Kue Putu Asal Brebes Cabuli Anak Tetangga

Diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur, NG (37) warga Brebes Jateng ini akhirnya diciduk Kepolisian Sektor Sungai

SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Bocah empat tahun di musirawas dicabuli anak pengasuhnya 

Baru Merantau 3 Bulan di Sungai Lilin Muba, Pedagang Kue Putu Asal Brebes Cabuli Anak Tetangga

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU -- Diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur, NG (37) warga Brebes Jateng ini akhirnya diciduk Kepolisian Sektor Sungai Lilin, Jumat sore (20/3/2020).

Aksi bejat perbuatan pencabulan tersangka dilakukan terhadap anak di bawah umur yang masih berumur 5 tahun yang merupakan anak tetangga dari tersangka sendiri.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.ik melalui Kapolsek Sungai Lilin AKP Hernando, SH mengatakan, tersangka asal Jateng ini diketahui baru tiga bulan merantau untuk berjualan kue Putu di daerah Sungai Lilin.

“Perbuatan bejat tersebut dilakukan tersangka di dalam rumah kontrakan milik Ponidi di dusun III desa Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin. Korban terpaksa menuruti kemauan tersangka dengan bujuk rayuan,” ujarnya Minggu (22/3/2020).

Dampak Virus Corona, 3 Tahapan Pilkada 2020 di Muratara Ditunda

 

Baru Pulang dari Jakarta, Satu Warga Muaraenim Diisolasi di RSMH Palembang

Kapolsek menambahkan, tersangka melakukan aksinya pada Jumat (20/3) pagi sekira pukul 10.00 WIB di dalam rumah kontrakan.

Modusnya tersangka membujuk korban untuk bersama - sama menonton game yang ada di HP tersangka sambil berbaring di atas tikar karpet.

Lalu tersangka membuka celana korban sambil mengosokkan jari tangannya ke arah kemaluannya dan melakukannya layaknya suami istri walaupun gagal.

Korban pun ketika pulang langsung diantarkan tersangka ke rumahnya.

“Korban yang menahan rasa sakit langsung ditanyakan oleh ibu dan dengan lugunya korban pun menceritakan yang kejadian yang baru saja dialaminya,” jelasnya.

Tak terima anak putrinya diperlakukan demikian, orangtua korban pun langsung melaporkan hal tersebut ke Pos Polisi Sri Gunung Sungai Lilin.

Begitu menerima laporan pada Jumat sore pukul 15.00 WIB tersangka ditangkap dan dibawa ke Mapolsek Sungai Lilin untuk penyidikan lebih lanjut.

Total 25 Petugas Medis di Jakarta Positif Corona, Satu Perawat Meninggal Dunia, Sudah Terkonfirmasi!

 

Wabah Virus Corona, Pedagang Daging Sapi di Pasar Kayuagung OKI Keluhkan Sepinya Pembeli

”Tersangka sendiri langsung diamankan petugas Polsek Sungai Lilin dan dijerat atas pelanggaran dengan pasal 82 jo. 76 E Undang undang No. 35 tahun 2014 tentang perubahan kedua atas undang undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara hingga 20 tahun,” tegasnya.

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved