Berita OKI

Wabah Virus Corona, Pedagang Daging Sapi di Pasar Kayuagung OKI Keluhkan Sepinya Pembeli

Dampak dari penyebaran virus corona di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sudah mulai dirasakan para pedagang di pasar Kayuagung.

Wabah Virus Corona, Pedagang Daging Sapi di Pasar Kayuagung OKI Keluhkan Sepinya Pembeli
SRIPOKU.COM / Nando
Hendri pedagang daging sapi di pasar Kayuagung yang mengeluhkan sepinya pembeli, Minggu (22/3/2020).

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Dampak dari penyebaran virus corona di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sudah mulai dirasakan para pedagang di pasar Kayuagung.

Walaupun belum ada seorang pun warga kabupaten OKI yang terindikasi mengalami gejala seperti penyakit covid-19, namun pengunjung pasar sudah mulai sepi.

Seperti yang disampaikan Hendri, Pedagang daging sapi yang menyatakan bahwa pembeli saat ini mengalami pengurangan.

"Tidak seperti bulan lalu, belakangan ini pembeli daging sangat berkurang secara signifikan," ucapnya, Minggu (22/3/2020).

Dijelaskannya lebih lanjut, pengurangan pembeli hampir setengah dari biasanya, bahkan dalam sehari tidak lebih dari 2 Kwintal sapi yang terjual.

Lanjut Tahap SKB 841 Peserta CPNS Lahat Bakal Rebutkan 370 Formasi

 

Mulai Besok Siswa PAUD Hingga SMP di Ogan Ilir Belajar di Rumah, Guru Tetap Masuk ke Sekolah

"Kalau seminggu terakhir ini potong satu ekor sapi tidak habis dalam sehari, bisa 2 hari baru habis,"

"Ya seharusnya minimal sehari satu ekor sapi ludes terjual, bahkan bisa potong 2 sapi setiap harinya," jelasnya.

Sementara itu, untuk harga daging aspi sendiri belum mengalami kenaikan dan masih stabil, kemungkinan harga akan bertahan hingga mendekati bulan Ramadhan.

"Kalau sekarang harga jualnya masih normal, untuk daging kualitas baik Rp. 140.000 sedangkan daging buat olahan bakso Rp.120.000," pungkasnya.

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved