RSMH Bertindak Cepat Tangkal Virus Corona, Bentuk Satgas Airborne Disease

Selain membentuk Tim Air Borne Disease pihaknya juga telah menyiapkan 4 kamar isolasi ruangan Borang yang terletak cukup jauh dari ruangan perawatan.

Tayang:
Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM / Bayazir Al Rayhan
dr. Zen Ahmad, Sp. PD, KP Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging 

PALEMBANG, SRIPO -- Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang langsung bergerak cepat pasca terdapat dua warga Indonesia yang dinyatakan positif terkena corona. RSMH sebagai rumah sakit rujukan nasional dan berada dibawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) ini langsung membentuk tim khusus, bernama Airborne Disease dengan Ketua Tim dr. Zen Ahmad,Sp.PD, KP. untuk pencegehan virus corona.

"Sebagai rumah sakit rujukan untuk penanganan kasus virus corona, kita telah siap apabila ada vasien terinfeksi virus corona," ujar Akhmad Suhaimi,S.Sos, M.Si, Humas RSMH Palembang, Senin (2/3).

Ia mengatakan, selain membentuk Tim Air Borne Disease pihaknya juga telah menyiapkan 4 kamar isolasi ruangan borang yang terletak cukup jauh dari ruangan perawatan pasien dan telah dilengkapi berbagai peralatan seperti negative pressure, ronsen, laboratorium serta alat perlindungan diri (APD) lengkap bagi petugas.

"Kita memiliki standar dalam menangani virus mematikan ini. RSMH juga telah melakukan koordinasi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Dinas Keehatan dan Bandara," tegasnya.

Dinkes Sumsel Pastikan Warga yang Diisolasi di RSMH Negatif Virus Corona, Dua kali Uji Laboratorium

Video: Pasien TH yang Diisolasi di RSMH Palembang Negatif Virus Corona

Kronologi Wanita Depok Positif Virus Corona Ini Seorang Guru Dansa, Ia Sempat Dansa dengan WN Jepang

Akhmad menyebut, masyarakat Sumsel jangan panik dengan adanya isu virus corona tersebut.

Cara terbaik untuk mencegah virus corona saat ini adalah dengan menerapkan pola hidup sehat, mencuci tangan 6 langkah WHO, makan makanan yang bergizi, istirahat cukup, serta olahraga teratur akan meningkatkan sistem imun dalam tubuh.

"Kalau berada di luar ruangan harus selalu waspada dengan memakai masker. Apalagi jika bepergian ke tempat keramaian," ungkapnya.

Terkait berita dua warga negara Indonesia (WNI) di Depok yang positif terjangkit virus Corona, PT Angkasa Pura II akan mengadaptasi rapat dan evaluasi antisipasi pencegahan wabah virus Corona (Covid-19) di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II.

"Untuk menindaklanjuti kegiatan mengantisipasi dan mencegah wabah virus Corona di Bandara SMB II Palembang, perlu adanya evaluasi dan koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan yang dimaksud," kata Executive General Manager PT Angkasa Pura II, Fahroji dalam rilis kepada TribunSumsel.com, Senin (2/3/2020).

Kegiatan tersebut rencananya akan dilaksanakan di gedung administrasi Bandara SMB II pada Selasa (3/3/2020) pukul 09.00.

Pihak-pihak yang akan turut serta dalam rapat tersebut di antaranya Badan Intelijen Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Lanud Sri Mulyono Herlambang, Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Kantor Imigrasi Palembang, Kantor Kesehatan Pelabuhan Palembang dan pihak-pihak terkait lainnya.

"Mengenai respon terhadap potensi penyebaran virus Corona, kami belum bisa bicara sekarang. Namun setelah rapat besok akan kami sampaikan," kata Fahroji. (rie)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved