Berita Muba

Bawa Kabur Anak Paman dengan Alasan Memperdalam Ilmu Agama, Zulkifli Diancam Penjara 15 Tahun

tersangka kasus penculikan anak yakni Zulkifli bin Syukron harus merasakan dinginya sel penjara Mapolres Muba.

SRIPOKU.COM/Fajeri Ramadhoni
Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem ketika menggelar ungkap kasus penculikan. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU—Akibat perbuatanya membawa lari anak sang Paman, tersangka kasus penculikan anak yakni Zulkifli bin Syukron harus merasakan dinginya sel tahanan Mapolres Muba.

Tersangka, Zulkifli ditangkap di wilayah Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Sabtu (22/2/20).

“Ya, tersangka Zulkifli kita kenakan Pasal 83 Jo Pasal 76 F UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak atau Pasal 328 KUHPidana atau Pasal 330 KHUPidana,” kata Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK, Rabu (26/2/20).

Lanjutnya, akibat perbuatanya melarikan anak dibawa umur walapun anak paman sendiri. Zulkifli diancam dengan hukuman penjara paling singkat 3 tahun paling lama 15 tahun. 

“Modus yang dilakukan oleh tersangka Zulkifli ialah untuk hijrah dan mendalami ilmu agama. Sementara sejumlah orang dewasa yang terdapat dalam mobil masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sedangkan Zul kita tetapkan karena ia terdapat dalam laporan,”ungkapnya.

Sementara itu, Zulkifli mengatakan tujuan ia mengajak Yoga dan Eka hanya untuk memperdalam ilmu agama saja. Kenapa berani mengajaknya karena keduanya anak pamannya sendiri.

Tiga Pemuda Pembobol Rumah di Desa Sumber Sari Ditangkap Anggota Polsek Nibung Resor Muratara

Cerita Jemaah Umroh Asal Palembang Tertahan di Bandara Internasional King Abadul Aziz Jeddah

Pengakuan Ayah,Pelaku Pembunuhan Siswi Tewas di Gorong-gorong, Saya Cekik Sampai Tubuhnya Terangkat

“Tidak ada tujuan lain pak hanya mau perdalam agama saja, saya berani mengajak karena mereka kenal dengan saya. Selain itu mereka anak paman saya, jadi mudah mengajaknya. Kalau minta uang itu karena kami kehabisan uang, jadi uangnya untuk makan dan keperluan sehari-hari,”ujarnya. 

Perlu diketahui, kejadian tersebut terjadi pada Selasa (11/2/20) ketika Tri Yoga Firizqi dan Eka Romadani anaknya Nurul Hidayatullah (adiknya Imam) pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat mahgrib.

Sebelum pergi ke masjid dekat rumah keduanya berjumpa dengan Zulkifli dengan omongan mau mengajak ke tempat salah satu Ustaz di Kecamatan Sungai Lais.

Namun, Zulkifli membawanya ke Jawa disalah satu Ponpes. Karena khawatir Imam Ayatullah orang tua Tri Yoga Firizqi melaporkan kejadian yang ada ke Mapolres Muba lalu diteruskan ke Mapolres Magetan.

Tersangka Zulkifli akhirnya berhasil diamankan setelah salat subuh, sedangkan Yoga dan Ega kembali kepada kedua orang tua. (dho).

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved