TH Negatif Corona, Keluarga Cemas Selama Isolasi
TH sempat diisolasi di ruang khusus isolasi virus Corona yang ada di RSMH selama delapan hari atau sejak 17-24 Februari 2020.
PALEMBANG, SRIPO -- TH, pasien pneumonia rujukan dari Rumah Sakit (RS) RK Charitas ke Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) pada Senin (17/2/2020) lalu dinyatakan negatif virus Corona.
Hasil tersebut berdasarkan pemeriksaan sampel lendir di saluran pernafasan yang diambil dari bagian mukosa (lapisan kulit dalam) sebanyak dua kali di Litbangkes Jakarta pada tanggal 20 dan 23 Februari lalu. Kedua pemeriksaan sampel tersebut menyatakan THO tidak terinfeksi virus.
TH sempat diisolasi di ruang khusus isolasi virus Corona yang ada di RSMH selama delapan hari atau sejak 17-24 Februari 2020. Sebelumnya, pasien ini mengalami gejala sesak napas akut (pneumonia) usai melakukan perjalanan ke Malaysia untuk pengobatan rutin di salah satu rumah sakit pada 11 - 15 Februari 2020.
• Penjelasan Lengkap Dokter yang Menangani Pasien Diduga Corona di RSMH Palembang
• Dinkes Sumsel Pastikan Warga yang Diisolasi di RSMH Negatif Virus Corona, Dua kali Uji Laboratorium
• Jelang Hadapi Napoli di Liga Champions, Barcelona Harus Jalani Pemeriksaan Tes Virus Corona
Selama dikarantina di RSMH pihak keluarga selalu was-was menunggu keputusan dokter apakah, TH terjangkit virus corona atau tidak.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nuraini, mengatakan selama TH diisolasi pihak keluarganya merasakan was-was dan terus menanyakan perkembangan pemeriksaan kesehatannya.
"Keluarga terus tanya hasilnya bagaimana. Alhamdulillah hasilnya negatif," katanya pada konferensi pers dengan awak media di aula Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Senin (24/2/2020).
Selain TH, ujar Lesty, petugas kesehatan yang terdiri dari dokter dan perawat yang bertugas menjaga pun mengalami semacam tekanan dan harus ekstra dalam menjalankan tugasnya. Hal ini lantaran petugas kesehatan baru pertama kali melakukan perawatan yang diduga terinfeksi virus COVID-19 meskipun pada pemeriksaan sebelumnya pasien tersebut didiagnosis terinfeksi bakteri.
"Kita bisa bernapas lega. Namun harus tetap menjaga kesehatan, mengonsumsi makanan bergizi dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)," ujar Lesty.
Sementara itu, Ketua Tim Penyakit Infeksi Emerging (PNE) RSMH Palembang, Zen Ahmad menjelaskan pasien THO sudah dalam kondisi yang bagus dan stabil. Dia juga sudah makan, tidur dan bercengkrama dengan anggota keluarga.
"Ada dua kemungkinan, besok pasien bisa pulang langsung ke rumah atau nanti diputuskan pindah ruangan biasa untuk observasi lebih lanjut. Pasien juga tidak masalah karena memang negatif virus Corona," jelasnya.
Sebelumnya TH dirujuk dari Rumah Sakit RK Charitas ke RSMH pada Senin (17/2/2020) dan langsung dilakukan pengambilan sampel usai melakukan perjalanan ke Malaysia untuk pengobatan rutin di salah satu rumah sakit pada 11 - 15 Februari 2020.
Selasa (18/2/2020) lalu, TH masih ditetapkan Dinkes Provinsi Sumsel sebagai pasien pneumonia biasa. Namun dikarenakan dia baru kembali dari negara yang terpapar virus Corona TH harus diperiksa. Terlebih saat itu TH dinyatakan mengalami sesak napas akut meski dari hasil pemeriksaan sementara dia dinyatakan terinfeksi bakteri.
"Hasil tindak lanjut perawatan kesehatan (TH) untuk penyakitnya, sesak napas akut, diserahkan kepada tim RSMH," ujarnya. (mg3)