Telan Kekalahan Pertama, Tetapi Pelatih SFC Malah Puas

Dia senang melihat Sriwijaya FC menelan kekalahan pertama dalam ujicoba lawan PSIS Semarang, 22 Februari kemarin.

Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Budiardjo Thalib 

DALAM sebuah kompetisi atau pertandingan, kemenangan bagi tim adalah mutlak. Sebab, tak ada satu pun dari pelatih tim sepakbola yang senang jika timnya mengalami kekalahan, meskipun sangat tipis sekalipun.

Namun, tidak dengan Pelatih Sriwijaya FC Budiardjo Thalib. Dia senang melihat Sriwijaya FC menelan kekalahan pertama dalam ujicoba lawan PSIS Semarang, 22 Februari kemarin.

Mengapa demikian? karena Coach Budi Jo melihat PSIS Semarang adalah lawan satu level di atas Sriwijaya FC. Kekalahan 0-1 menjadi bahan evaluasi baginya untuk melihat kelemahan-kelemahan yang ada dalam tubuh Sriwijaya FC sebelum memasuki kompetisi yang sesungguhnya.

Winger Asal OKU Timur Ini Bangga Sumbang Gol Perdananya Untuk Sriwijaya FC

Jelang Hadapi Persipura, Tiga Pemain Sriwijaya FC Ini Dipastikan Absen Salah Satunya Ambrizal

Budi Jo Minta Tingkatkan Kemampuan di Sisa Dua Laga Sriwijaya FC, Setelah Kalah Dari PSIS Semarang

Kelemahan-kelamahan itu memang terlihat, namun Budi Jo sapaannya tidak lupa memuji permainan Sandrian dkk, karena dia melihat anak asuhnya mampu mengimbangi permainan PSIS yang bahkan diperkuat pemain asingnya.

PSIS yang merupakan tim dari Liga 1 itu terlihat bekerja keras untuk mencetak satu gol tanda kemenangan mereka atas skuat berjuluk Laskar Wong Kito yang kini bermain di Liga 2 tersebut. Bahkan, dalam pertandingan itu terlihat beberapa kali SFC melakukan serangan-serangan berbahaya ke gawang lawan.

Seperti diketahui, dari 7 kali ujicoba baik di Jakabaring maupun di Yogyakarta, Sriwijaya FC baru benar-benar satu kali mengalami kekalahan dari PSIS Semarang. Hal inilah yang sempat membuat Budi Jo sempat mengeluh karena tak ada lawan sepadan.

Kini, Sriwijaya FC menapak ujian terakhirnya yakni menghadapi tim Liga 1 lainnya Persipura Jayapura yang diperkuat para pemain terbaik seperti Boaz Salossa dan Sylvano Comvalius cs. Melihat metari tim berjuluk Mutiara Hitam ini, Budi Jo berharap anak asuhnya bisa bermain lebih baik lagi.

Sebab, dengan menghadapi tim yang berada di level atas, maka Budi Jo berharap bisa melihat lagi kelemahan dalam sekecil apapun yang terhadi di dalam tim asuhannya terutama saat menghadapi tim sekelas Persipura.

Maklum, Budi ingin memastikan anak asuhnya benar-benar siap tempur dan tidak lagi meninggalkan celah di lini pertahanan, tengah dan depan saat menghadapi Kompetisi Liga 2 yang akan dimulai 13 Maret mendatang.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved