Breaking News:

Bersatu Sumsel Maju

Gubernur Sumsel Herman Deru Bangga Lihat Rumah Tahfidz Booming di Sumsel

Rumah Tahfidz merupakan salah satu program Gubernur Herman Deru dalam mewujudkan Provinsi Sumsel lebih religius, berakhlak dan cinta al-quran.

Editor: Tarso
Humas Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel H Herman Deru di tengah-tengah jamaah Masjid Al Ikhlas Dwikora II yang memiliki rumah tahfidz milik yayasan masjid. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Rumah Tahfidz merupakan salah satu program Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam mewujudkan Provinsi Sumsel lebih religius, berakhlak, dan cinta al-quran.

Sebab itu, Herman Deru terus mendorong kemajuan rumah tahfidz di Sumsel ini. Termasuk kemajuan rumah tahfidz milik Yayasan Masjid Al-Ikhlas yang berada di Jalan Dwikora II Komplek YKP 2 Kelurahan Demang Lebar Daun Kecamatan Ilir Barat I Kota Palembang.

"Dengan adanya rumah tahfidz ini mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak diharapkan dapat bebas dari buta aksara al-quran," kata Deru, saat melakukan sholat Jumat bersama di Masjid Al-Ikhlas, Jumat (14/2).

Menurutnya, keberadaan rumah tahfidz tersebut tentu adalah dukungan masyarakat terhadap program keagamaan pemerintah.

Terlebih, rumah tahfidz tersebut didirikan masyarakat secara swadaya dengan dana pembangunan sekitar Rp 830 juta.

Curhat Guru Honorer ke Wagub Sumsel sambil Berurai Air Mata, Begini Penegasan Mawardi Yahya

Ayah! Bangun Sebentar Lagi Kita Menikah Ratap Lina Disamping Mayat Kekasihnya yang Tewas Ditikam

Deputi Gubernur BI Puji Kualitas Kepemimpinan Sumsel Era HDMY, Pertumbuhan Ekonomi 5,71 Persen

"Pembangunan rumah tahfidz ini dilakukan secara swadaya dan ini luar biasa," tuturnya.

Dia menerangkan, meski pembangunan dan pengembangan rumah tahfidz ini dilakukan secara swadaya dan diperuntukan bagi masyarakat, namun pemerintah juga ditekankan untuk turut membantu pengembangannya.

"Mau siapapun, dari RT, Lurah, Camat, Walikota hingga Gubernur, gunakanlah jabatan untuk mengajak dan membantu hal-hal baik seperti pengembangan rumah tahfidz," bebernya.

Dalam kesempatan itu, dia juga menghimbau agar pengurus maupun jemaah masjid untuk bersama-sama mengantisipasi masuknya paham radikal yang akan memecah persatuan dan kesatuan.

"Saya juga meminta agar bersama-sama mengantisipasi jangan sampai paham radikal itu masuk ke lingkungan kita sehingga kerukunan di Sumsel jadi terpecah," pungkasnya.

Diketahui, selain melakukan himbauan, safari Jum'at tersebut dijadikan Herman Deru sebagai momen untuk memberikan bantuan terhadap pengembangan masjid. (ril humas)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved