Cerita Sadam Raup Ratusan Ribu dari Banjir di Rawas Ilir Muratara

Banjir yang terjadi di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), merupakan berkah bagi Sadam dan kawan kawan.

Cerita Sadam Raup Ratusan Ribu dari Banjir di Rawas Ilir Muratara
SRIPOKU.COM / Rahmat Aizullah
Pengendara menggunakan jasa perahu pengangkut sepeda motor untuk menyebrangi jalan yang terendam banjir di Rawas Ilir Muratara, Jumat (14/2/2020) 

Sebab jika pengendara memaksa menerobos banjir, maka kendaraanya akan rusak.

Sadam bersama teman-temannya menawarkan kepada para pengendara yang ingin menggunakan perahunya.

Pengendara membayar uang sebesar Rp10.000 per sepeda motor untuk menyeberang banjir.

Banjir yang diseberangi hanya berjarak 50 meter dengan kedalaman air mencapai sepaha orang dewasa.

"Dalam sehari itu kadang lebih dari 50 motor, kami dapat uang 500 ribu, tapi uangnya dibagi-bagi, karena orangnya banyak," kata dia.

Pengendara sepeda motor, Endang mengatakan, adanya penyedia jasa perahu itu sangat membantu dirinya yang sulit melintas.

"Tidak masalah harus bayar, soalnya kalau saya paksakan terobos banjir, nanti motor saya rusak, malah lebih rugi lagi," ujar dia.

Ia berharap pemerintah dapat meningkatkan akses jalan tersebut, agar saat musim banjir pengendara tidak kesulitan melintas.

"Jalan ini memang kondisinya rendah, saat jalan lain masih bisa dilalui, justru jalan ini sudah sangat dalam," katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muratara, Syarmidi menyampaikan, banjir di wilayah Kecamatan Rawas Ilir berangsur surut.

Air Sungai Musi di Muratara Meluap, Pemukiman Penduduk di Kecamatan Rawas Ilir Terendam Banjir

Gelar Hajatan Numpang Tempat Keluarga, Derita Warga Curup PALI Rumahnya Terendam Banjir

Halaman
123
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved