Pedagang Pakaian Raih Top Skor Tes CPNS Kemenkumham

Tri mengaku senang sekaligus khawatir dengan meraih nilai tertinggi tes Standar Kompetensi Dasar (SKD).

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Tri Octavia Ningsih peraih Top Score CAT tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumsel S-1 Pembimbing Kemasyarakatan. 

PALEMBANG, SRIPO -- Tri Octavia Ningsih, terkejut bukan kepalang saat dirinya dinyatakan sebagai peraih Top Score CAT tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham), S-1 Pembimbing Kemasyarakatan.

Pedagang pakaian anak di PTC Mall ini meraih nilai total 453 dengan rincian Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 145 point , Tes Intelegensia Umum (TIU) 150 point dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 150 point.

Tri mengaku senang sekaligus khawatir dengan meraih nilai tertinggi tes Standar Kompetensi Dasar (SKD). Usahanya belajar bermalam-malam lewat internet, buku akhirnya tak sia-sia dan membuahkan hasil setelah dirinya dinyatakan lulus tes CAT.

Cerita Peserta Tes CPNS Lubuklinggau Raih Nilai Tertinggi, Hanya Belajar dari Youtube

Orangtua Rahmat Soal Raihan Nilai Tertinggi Tes CPNS: Saya Kaget dan Sempat Nangis

"Alhamdulillah senang sekali mendengar kabar nilai tertinggi. Tetapi saya juga khawatir nantinya terlena," ujarnya, Kamis (7/2).

Ibu dua anak ini mengaku sudah dua kali ikut tes CPNS. Motivasinya ikut tes CPNS Kemenkumham ingin mengabdikan diri kepada negara dan membahagiakan keluarga tercinta.

Dara cantik kelahiran Palembang, 6 Oktober 1994 ini mengaku raihan nilai tertingginya tidak terlepas berkat kerja keras, berdoa dan restu dari orang tua.

BREAKING NEWS: Passing Grade Seorang Peserta Tes CPNS di OKU Terbesar di Indonesia, Raih Top Ranking

Peraih Nilai Passing Grade Tertinggi untuk Tes SKD CPNS Pernah 2 Kali Gagal Lolos Tes CPNS

Alumnus Hukum Unsri ini pun membagikan tipsnya dapat lulus SKD dengan nilai memuaskan. Pada saat mengerjakan soal, wanita berhijab ini terlebih dahulu menyelesaikan soal TKP kemudian dilanjutkan TIU dan TWK.

"Saya kerjain TKP dulu, karena itu sesuai kepribadian kita. Selain bekerja keras, yang utama itu jangan lupa berdoa dan meminta restu orang tua," jelas Tri.

Meski meraih nilai tertinggi, namun Tri mengaku enggan jumawa. Ia tetap akan berusaha keras untuk lulus ke ke fase tes Standar Kompetensi Bidang (SKB) dan wawancara.

Ia berharap, pada saat tes selanjutnya akan tetap berjalan transparan tanpa adanya unsur joki ataupun Kolusi Korupsi Nepotisme (KKN) dalam penerimaan CPNS tahun ini.

"Saya akan berjuang lebih keras lagi agar bisa jadi ASN. Semoga tesnya juga tetap terus transparan jangan ada kecurangan," harapnya. (oca)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved