Berita Palembang

Ditresnarkoba Polda Sumsel Tangkap 5 Orang Pengedar Narkoba Palembang, PALI dan Banyuasin

Ditresnarkoba Polda Sumsel, menangkap lima orang tersangka pengedar narkoba di Palembang, PALI dan Banyuasin.

Ditresnarkoba Polda Sumsel Tangkap 5 Orang Pengedar Narkoba Palembang, PALI dan Banyuasin
Tribunsumsel.com/M Ardiansyah
Kelima tersangka bersama barang bukti narkoba jenis sabu dan ekstasi ketika diamankan di Mapolda Sumsel, Rabu (5/2/2020). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ditresnarkoba Polda Sumsel, menangkap lima orang tersangka pengedar narkoba di Palembang, PALI dan Banyuasin.

Kelimanya ini ditangkap, setelah dilakukan penyelidikan dari anggota Ditrenarkoba Polda Sumsel berdasarkan informasi dari masyarakat bila sering ada transaksi di tiga wilayah tersebut.

Kelima tersangka yang diamankan antara lain Juli Hermanto (37) warga Jalan Palembang Betung Desa Lubuk Lanjang Kecamatan Suak Tape Banyuasin dengan tiga paket sabu seberat 213.66 gram.

Suryanto (42) warga Jalan Datuk M Akib Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Palembang dan M Junaidi (35) warga Lorong Sungai 2 Palembang dengan barang bukti sabu 101.6 gram, serta Burdadi (39) warga Tempirai Kecamatan Penukal Utara PALI dan Edo Saputra (26) Desa Babat PALI dengan barang bukti sabu seberat 100.87 gram dan ineks 145 butir.

Dari pengakuan Burdadi, bila ia sudah sering mengambil narkoba dengan bandar besar. Namun, ia tidak pernah bertemu dengan bandar besar tersebut melainkan melalui kurir.

"Untuk ineks, biasanya aku jual Rp 180 per butir. Sasarannya tempat organ tunggal yang biasanya banyak beli ineks. Kalau sabu, biasanya ada yang datang ke rumah untuk beli," ungkapnya saat diamankan di Mapolda Sumsel, Rabu (5/2/2020).

Dua Pemuda Diamankan Tim Hunter Charly Sat Sabhara Polrestabes Palembang karena Membawa Sajam

Komisi III DPRD Ogan Ilir Panggil Pihak PT SPF Terkait Dugaan Pencemaran Lingkungan Sekitar Pabrik

Nenek di Palembang Mengaku Dihipnotis, 6 Suku Emas & 2 Unit Ponsel Hilang

Sedangkan, dari pengakuan tersangka Suryanto ia hanya menjadi kurir untuk mengantarkan narkoba jenis sabu kepada pemesan. Ketika sedang menunggu pemesan datang, ia malah ditangkap polisi.

"Aku sama-sama Junaidi di upah Rp 5 juta per orang untuk mengantarkan barang. Biasanya pakai juga, karena ada tawaran untuk antar barang jadi kami ambil. Ini untuk kedua kalinya kami mengantar pesanan narkoba," ungkapnya.

Sedangkan Dir Resnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heru Isti menuturkan bahwa penangkapan kelima tersangka ini setelah pihaknya melakukan penyelidikan berdasarkan informasi dari masyarakat.

Dari informasi tersebut, disebar tim untuk melakukan penanganan terhadap kelima tersangka.

"Mereka ini masih masuk jaringan antar kabupaten. Diduga, ada keterkaitan antara bandar besar dari kelima kurir ini," ujarnya.

Penangkapan kelima tersangka ditangkap di tiga lokasi berbeda. Kelimanya merupakan tangkapan pada bulan Febuari 2020.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved