Hoaks Corona Jangkiti Warga Palembang

Para ibu rumah tangga pun memperbincangkan informasi tersebut dan mempertanyakan apakah hal itu memang benar terjadi.

GRAFIS SRIPOKU.COM/ANTONI
Hoaks 

PALEMBANG, SRIPO -- Pasca kasus virus Corona merebak, tak sedikit warga yang khawatir jikalau virus menular itu semakin meluas. Hal ini pun dimanfaatkan oleh oknum untuk menyebar luaskan berita terkait masuknya virus tersebut ke Kota Palembang beredar di grup WhatsApp.

Para ibu rumah tangga pun memperbincangkan informasi tersebut dan mempertanyakan apakah hal itu memang benar terjadi.

Namun, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Letizia membantah tegas terkait beredarnya informasi yang berisikan bahwa dirinya atas nama Kepala dinas kesehatan Palembang dan Kepala Bidang Pencegahan , Pengendalian Penyakit: dr. Hj. Fauziah, M.Kes menghimbau bagi seluruh warga Palembang, Bahwa virus corona sudah memasuki beberapa daerah di kota Palembang.

Asal Muasal Penyebaran Virus Corona Terungkap, Ahli Sebut Berasal dari Pasar Seafood

RSMH Palembang Sediakan Dua Ruang Isolasi

Isinya seperti ini: 'Untuk dolor dolor yang tepat nyo di bukit samo sekitaran km kalo keluar pakek la masker ,soalnyo virus corona la nyebar di daerah kito ' ujar kepala dinas kesehatan kota palembang dan kabid pencegahan, pengendalian penyakit.

Lalu beberapa rumah sakit di Palembang juga sudah ada yg merawat pasien yg terkena penyakit. Mohon di sebar siapo tau penting buat dulur dulur jugo.

"Saya mengklarifikasi berita hoaks tentang Infeksi Virus Corona di kota Palembang, sampai saat ini kasus Pneumonia akibat Infeksi Virus Corona belum ada di Kota Palembang, tetapi kita tetap perlu waspada dan melakukan tindakan antisipasi," tegasnya, Senin (28/1/2020).

Ia pun mengungkapkan bahwa upaya yang sudah dilakukan Pemerintah Kota melalui Dinas Kesehatan Kota Palembang yaitu berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yg memiliki kewenangan pencegahan dan penanggulangan penyakit di pintu-pintu masuk negara (bandara, pelabuhan), kemudian telah meneruskan surat edaran dari Kemenkes RI ke Puskesmas dan RS terkait kewaspadaan dan antisipasi kasus virus corona, termasuk kesiapan SDM dan ruang isolasi di RS.

" Sosialisasi kasus infeksi virus Corona, bagaimana pencegahan, gejala dan apa yang dilakukan jika sakit melalui Puskesmas, media sosial, spanduk. Kami juga koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi mengenai RS Rujukan jika ada kasus infeksi virus corona, dan sebagai RS rujukan adalah RSMH," jelasnya.

Dari hasil rapat koordinasi dengan Puskesmas, menyatakan untuk kesiapan tim gerak cepat, jika ada kasus yg lolos dari pantauan Kantor Kesehatan Pelabuhan di pintu-pintu masuk negara di Kota Palembang.

"Kami juga melakukan pemantauan penyakit berpotensi wabah/surveilans penyakit secara terus menerus yg dilaporkan 24 jam untuk kasus tertentu dan mingguan langsung ke sistem kewaspadaan dini dan respon Kementerian Kesehatan RI," tuturnya. (cr26)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved