Berita Muratara

14 Karyawan Kontrak PT Lonsum Diputuskan Kontrak Tanpa Pesangon, Begini Penjelasan Perusahaan

Sebanyak 14 orang pekerja di PT Lonsum Mentari Kulim Estate mengaku diberhentikan tanpa prosedur yang jelas.

14 Karyawan Kontrak PT Lonsum Diputuskan Kontrak Tanpa Pesangon, Begini Penjelasan Perusahaan
Tribunsumsel.com/Rahmat Aizullah
Para pekerja yang diputuskan kontrak di perusahaan kebun sawit PT Lonsum Mentari Kulim Estate mengadu kepada pemerintah setempat. 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Sebanyak 14 orang pekerja di PT Lonsum Mentari Kulim Estate mengaku diberhentikan tanpa prosedur yang jelas.

Perusahaan perkebunan sawit ini beraktivitas di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Sumatera Selatan.

Belasan orang yang merupakan pekerja berstatus kontrak ini mengaku diputuskan kontraknya oleh perusahaan tersebut.

Mereka berasal dari Kelurahan Bingin Teluk, Desa Beringin Makmur I, dan Desa Mandi Angin, Kecamatan Rawas Ilir.

Mereka mengaku menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tanpa diberikan hak pesangon yang seharusnya mereka dapatkan.

Irwandi, pekerja yang putus kontrak mengatakan, dirinya dan 13 pekerja lainnya menuntut agar hak-hak mereka dipenuhi oleh perusahaan.

Sebab jika tidak, maka mereka akan menutup paksa aktivitas perusahaan PT Lonsum Mentari Kulim.

"Kami diputuskan kontrak tanpa prosedur yang jelas, ini menyalahi aturan, kami minta pemerintah bantu menyelesaikan," kata Irwandi, Minggu (26/1/2020).

Wakil Ketua 1 Pengurus Cabang Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Muratara, Wiwin Saputra kecewa dengan pihak perusahaan.

Kata dia, bukannya diangkat menjadi karyawan tetap, 14 pekerja ini justru diputuskan kontrak tanpa diberikan hak pesangon.

Halaman
123
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved