Berita Pagaralam

Ada 3.000 Pegawai Non ASN di Pagaralam Terancam Nganggur Terkait Penghapusan Tenaga Non ASN dan PPPK

Ada 3.000 Pegawai Non ASN di Pagaralam Terancam Nganggur, Terkait Penghapusan Tenaga Non ASN dan PPPK

Ada 3.000 Pegawai Non ASN di Pagaralam Terancam Nganggur Terkait Penghapusan Tenaga Non ASN dan PPPK
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Sekretaris Daerah Kota Pagaralam, Syamsul Bahri Burlian 

Ada 3.000 Pegawai Non ASN di Pagaralam Terancam Nganggur, Terkiat Penghapusan Tenaga Non ASN dan PPPK

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Komisi II DPR, Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sepakat untuk secara bertahap menghapuskan jenis-jenis pegawai seperti tenaga honorer.

Kesepakatan tersebut dikutip dari kesimpulan rapat yang diadakan di ruang rapat Komisi II, Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Selain itu sesuai dengan Undang-undang No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara yang menurut UU tersebut, hanya ada dua jenis status kepegawaian secara nasional yaitu PNS dan PPPK.

Jika rencana pemerintah tersebut direalisasikan maka akan ada sekitar 3.000 pegawai non ASN di Kota Pagaralam yang terancam kehilangan pekerjaan.

Pasalnya ke 3.000 pegawai tersebut berstatus pegawai kontrak.

Menanggapi hal ini Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagaralam, Syamsul Bahri Burlian mengatakan, bahwa sampai saat ini hal ini masih dibahas oleh pemerintah pusat.

Belum ada kepastian terkait kabar tersebut.

"Sampai saat ini kita belum mendapatkan petunjuk dari pemerintah pusat terkiat adanya rencana penghapusan tenaga honorer dan kontrak disetiap daerah.

Halaman
12
Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved