Breaking News:

Ada Ladang Ganja di Pagaralam, Empat Kabupaten Ini Juga Incaran Dit Res Narkoba Polda Sumsel

Dit Res Narkoba Polda Sumsel akan terus melakukan pengembangan terkait daerah-daerah yang dianggap rawan menjadi tempat penanaman ganja.

Penulis: anisa rahmadani | Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/Wawan Septiawan
Petugas polisi dari Polres Pagaralam menyusuri kebun untuk mencari tanaman ganja yang ditanam para pelaku di kawasan Dempo Selatan. 

Laporan wartawan sripoku.com, Anisa Rahmadani

SRIPOKU.COM,PALEMBANG - Dit Res Narkoba Polda Sumsel akan terus melakukan pengembangan terkait daerah-daerah yang dianggap rawan menjadi tempat penanaman ganja.

Hal tersebut berdasarkan atas temuan ladang ganja seluas tiga hektar di Pagaralam beberapa waktu yang lalu.

Dir Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu Hariano, mengatakan akan meningkatkan kewaspadaan terhadap beberapa daerah di Sumsel yang rawan terdapat penanaman ganja.

Pengakuan Tersangka Lahan Ganja di Pagaralam, Polisi Ungkap Modus Baru

Hal itu ia sampaikan pada Rabu (22/1/2020) melalui WhatsApp.

Menurutnya, ada beberapa daerah yang rawan akan tumbuhnya barang haram itu.

Selain di Pagaralam, juga dicemaskan ada di Empat Lawang, Muratara, Lahat, dan OKU Selatan.

" Iya kami akan fokus terhadap daerah tersebut karena itu dataran tinggi yang sangat mudah sekali untuk penanaman barang itu," tuturnya.

Tambahnya lagi, ciri ciri penanaman barang haram tersebut berupa daun yang kecil berwarna hijau dan daunnya berbentuk lima hingga sembilan jari di setiap batang.

Sehingga ia menegaskan agar masyarakat di daerah tersebut tidak menanam atau membibit barang tersebut.

Gerebek Ladang Ganja 3 Ha, Tim Jalan Kaki 4 Jam

Jelasnya lagi, apabila kedapatan, maka itu termasuk tindak kejahatan yang harus dihukum, seperti warga Pagaralam yang kedapatan memanam tiga hektar ladang ganja beberapa hari yang lalu.

Ia beharap agar masyarakat mau bekerjasama dengan pihaknya untuk membasmi pengguna pengedar serta penanam barang tersebut di Provinsi Sumsel.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved