Berita PALI

Pria di PALI Ini Tewas Kesetrum Listrik, Kabel Terkelupas Menempel di Rangka Baja Atap Bangunan

Pria di PALI Ini Tewas Kesetrum Listrik, Kabel Terkelupas Menempel di Rangka Baja Atap Bangunan

Pria di PALI Ini Tewas Kesetrum Listrik, Kabel Terkelupas Menempel di Rangka Baja Atap Bangunan
SRIPOKU.COM/REIGAN RIANGGA
Istri korban Bukit Santoso, Suparti (kanan) didampingi ketiga anaknya saat menerima pihak perusahaan. Korban Bukit Santoso semasa hidup. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigen Riangga

Pria di PALI Ini Tewas Kesetrum Listrik, Kabel Terkelupas Menempel di Rangka Baja Atap Bangunan

SRIPOKU.COM, PALI - Kecelakaan kerja hingga merenggut nyawa kembali terjadi di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Peristiwa ini diketahui terjadi pada Minggu (18/1/2020) sekitar pukul 18.28 WIB.

Kali ini, dialami seorang karyawan PT Pusaka Sinar Dian Abadi atau Seng Elang perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI.

Korban diketahui seorang operator listrik bernama Bukit Santoso (52), warga Talang Ubi Bawah, Kelurahan Talang Ubi Selatan, Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI yang tewas akibat tersengat listrik.

Ketika itu Bukit Santoso sedang bekerja memperbaiki jaringan listrik di perumahan atau mess karyawan perusahaan tersebut.

"Waktu kejadian, suami aku bekerja shift malam dan sedang memperbaiki jaringan listrik." ungkap Suparti Istri Korban Bukit Santoso ditemui Sripoku.com di rumah duka, Selasa.

KISAH Seorang Gadis Dinikahi Tukang Ojek, Terkejut Lihat Mobil Mewah, Ternyata Ini Profesi Suaminya!

WAJIB TAHU, Ini Larangan yang Harus Dipatuhi Pengendara Selama Berada di SPBU, Waspada dengan Ponsel

Pengedar Narkoba di Lubuklinggau Ini Pukul Polisi Pakai Gagang Senpi, Tertangkap Bersama Cewek

VIDEO Ciri ciri Pelaku Begal Payudara di Jakabaring, Pelaku Sempat Lihatkan Mukanya ke Korban

"Mungkin ada kabel yang terkelupas menempel di rangka baja atap bangunan, sehingga membuat suami saya tersengat listrik dan terjatuh dari atas bangunan," jelasnya menambahkan.

Suparti menceritakan, setelah kejadian suaminya masih dalam posisi hidup, namun saat dalam perjalanan menuju ke RSUD Talang Ubi, suaminya meninggal dunia.

"Suami aku sudah dikebumikan. Pihak perusahaan telah datang kesini menjelaskan kronologis kejadian dan menyampaikan bela sungkawa. Status suami aku karyawan tetap dan telah bekerja di perusahaan itu sejak tahun 1991," jelasnya.

Sementara, salah satu staff Administrasi Pembukuan Karyawan PT Seng Elang, Kasman Sipayung mengaku, kejadian itu murni kecelakaan.

Ia menjelaskan, hak-hak korban bakal dipenuhi, seperti Asuransi, BPJS Ketenagakerjaan dan pensiun.

"Tapi butuh proses, karena harus dilakukan pengajuan ke pusat. Untuk laporan ke Disnakertrans PALI sudah kami sampaikan," jelasnya.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Welly Hadinata
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved