Pelajar SMA Bunuh Begal untuk Lindungi Kekasihnya yang Diperkosa, tak Disangka Ini Fakta Terbarunya!

Pelajar SMA Bunuh Begal untuk Lindungi Kekasihnya yang Diperkosa, tak Disangka Ini Fakta Terbarunya!

Surya.co.id
Pelajar SMA Bunuh Begal untuk Lindungi Kekasihnya yang Diperkosa, tak Disangka Ini Fakta Terbarunya! 

Pelajar SMA Bunuh Begal untuk Lindungi Kekasihnya yang Diperkosa, tak Disangka Ini Fakta Terbarunya!

SRIPOKU.COM - Pelajar asal Malang yang membunuh begal untuk melindungi kekasihnya, menemui fakta terbaru tentang ZA.

Pengacara pelajar ZA, Bhakti Riza menyebutkan jika kliennya telah memiliki istri dan anak.

"Ya memang benar bahwa ZA sudah memiliki anak dan istri," ujar kuasa hukum ZA, Bhakti Riza singkat saat dihubungi olehTribunJatim.com, Selasa (21/1/2020).

Bhakti Riza mengatakan, ZA ini dijodohkan dengan seorang perempuan saat dirinya masih di bangku kelas 2 SMA.

"Dari informasi yang saya dapat katanya mereka itu dijodohkan. Kalau tidak salah saat ZA masih duduk di kelas 2 SMA," tambahnya.

Cerita Bidan di Palembang Jadi Korban Begal Payudara Saat Melintas Kawasan Jakabaring Permai

Kejaksaan Klarifikasi Soal Hukuman Seumur Hidup, Pelajar yang Bunuh Begal Karena Perkosa Pacarnya

Pelajar Ini Bunuh Begal yang Perkosa Pacarnya, Diancam Hukuman Seumur Hidup, Ini Reaksi Hotman Paris

Pelajar Bunuh Begal, Karena akan Perkosa Pacarnya, Didakwa Seumur Hidup

Klarifikasi Kejaksaan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang mengklarifikasi dakwaan terhadap ZA (17), pelajar SMA yang membunuh begal karena melindungi pacarnya.

Pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang memastikan bahwa tidak ada dakwaan seumur hidup.

"Terdapat berita bahwa terhadap anak ini, saya baca dari media, didakwa dengan dakwaan seumur hidup. Itu saya pastikan tidak ada. Karena yang menjadi terdakwa di sini, anak yang berhadapan dengan hukum diproses melalui sistem peradilan anak," kata Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Sobrani Binzar, di kantornya, Senin (20/1/2020), seperti yang dikutip dariKompas.com.

Sobrani mengakui bahwa ada pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dalam dakwaan terhadap ZA.

Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Sobrani Binzar saat memberikan keterangan di kantornya, Senin (20/1/2020).
Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Sobrani Binzar saat memberikan keterangan di kantornya, Senin (20/1/2020). (KOMPAS.COM/ANDI HARTIK)
Halaman
123
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved