Pelajar Bunuh Begal, Karena akan Perkosa Pacarnya, Didakwa Seumur Hidup

ZA pelajar yang membunuh begal karena mau memperkosa pacarnya, didakwa dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman

shutterstock
Ilustrasi Pengadilan 

SRIPOKU.COM, MALANG -- ZA pelajar yang membunuh begal karena mau memperkosa pacarnya, didakwa dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman paling berat penjara seumur hidup.

Kasus ZA (17),sudah disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, Kabupaten Malang.

Sidang dakwaan itu berlangsung pada Selasa (14/1/2020).

Dikutip dari Kompas.com, Lukman Chakim, salah satu pengacara ZA menyayangkan Pasal 340 KUHP dalam dakwaan tersebut.

Menurutnya, pasal itu tidak sesuai karena mengandung unsur perencanaan.

“Dakwaannya ada tiga sebetulnya. Primernya Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP, Pasal 351 Ayat 3 KUHP,” kata Lukman, saat dihubungi Kompas.com, Kamis (16/1/2020).

“Pasal 340 ini yang sangat janggal. Di mana, 340 ini ada unsur perencanaannya. Karena itu kami sayangkan,” ujar dia.

Lukman menegaskan, kronologi pembunuhan oleh ZA tidak memenuhi unsur Pasal 340 KUHP.

Karena itu, pihaknya akan berusaha untuk membantah dakwaan tersebut.

Sebab, ZA dalam posisi membela diri saat membunuh begal yang berusaha memperkosa pacarnya.

Halaman
12
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved