Human Interest Story

Lima Hal Perlu Dicepatkan dan Disyukuri

Aktifitasnya selain sebagai seorang penceramah, beliau adalah seorang guru agama Islam di SD Islam Athirah dan Pondok Pesantren An-Nahdah.

Editor: Soegeng Haryadi
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Ustad Maulana, saat menjadi penceramah pada di Masjid Agung Al-Muhtadin, Minggu (12/1/2020). 

USTADZ Maulana begitu beliau sering dipanggil, ia adalah salah satu ustadz populer di televisi. Kemunculan pertamanya begitu menghebohkan masyarakat, karena gaya ceramah Ustadz Maulana yang segar dan sedikit lebih banyak komedinya. Ustadz Maulana memiliki gaya berceramah dan memiliki sapaan khas kepada para pendengar dengan “Jamaah oh Jamaah” ini memang sejak kecil memiliki kecintaan dalam dunia dakwah Islam. Dalam mengisi acara “Islam Itu Indah” di Trans TV, Ustadz Maulana biasanya berduet dengan Ustadz Syam.

Ustadz satu ini adalah seorang lulusan dari pondok pesantren An-Nahdah. Aktifitasnya selain sebagai seorang penceramah, beliau adalah seorang guru agama Islam di SD Islam Athirah dan Pondok Pesantren An-Nahdah. Nama panjang beliau adalah Ustadz Nur Muhammad Nur Maulana, namun akrab disapa oleh penggermar dengan nama Ustadz Maulana.

Nah, mendengar ada ustadz ini hadir di Muaradua, OKU Selatan, warga pun antusias datang dan mendengarkan ceramahnya di Masjid Al-Muhtadin, Minggu (12/1/2020) dalam acara Tabligh Akbar yang digelar Pemkab OKU Selatan. Dihadapan jemaah, Ustadz Maulana menyampaikan lima yang harus disegerakan dan lima hal pula yang harus disyukuri.

Lima hal itu, cepat bertobat, cepat dalam melaksanakan kewajiban ibadah sholat, membayar utang dan menguburkan orang yang telah meninggal serta cepat pula menunaikan menikah.

"Ada lima hal yang harus dilaksanakan kewajiban kita sebagai hamba Allah, cepat-cepat tobat sebelum Allah SWT memanggil kita, cepat-cepat shalat untuk bekal kita nanti, cepat-cepat untuk bayar utang agar tidak mengganjal amal ibadah kita," katanya.

"Selanjutnya cepat-cepat menguburkan orang mati, karena suatu ibadah dan wajib bagi umat muslim agar kita mawas diri bahwa kita pasti akan kembali kepada Allah SWT, serta cepat cepatlah menikah agar kita terhindar dari zinah," kata Ustadz Maulana.

Selain itu diingatkan juga, ada lima hal yang patut disyukuri dalam kehidupan, yakni harta, rejeki, karunia, tentram dan nikmat serta tidak melukai menyakiti serta mengambil hak orang lain.

"Lima ini harus menjadi perhatian kita dan untuk dijalankan sehingga kita menjadi manusia yang soleh baik dihadapan Allah STW, terlebih dihadapan manusia," katanya.

Cara-cara jenaka dalam menyampaikan tausiah, membuat para jamaah lebih mudah memahami isi dakwah yang disampaikan. Terlebih saat menyahut panggilan khasnya, "Jemaah Oh Jemaah, alhamdulillah."

Hadir di Tabligh Akbar bersama ribuan jamaah Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo, B, Comm Ketua PKK Isyana Lonetasari, Wakil Bupati Sholehien Abuasir, SP, MSi dan Istri serta Kapolres selaku undangan.

"Semoga dengan HUT OKU Selatan ini bisa menjadikan OKUselatan semakin berjaya, religius serta mendapatkan berkah dari Allah SWT," kata Popo. (cr28)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved