Ngeri! Video Banjir di Pondok Gede Permai Bekasi, Mirip Lautan, Kendaraan Hanyut, Warga Terjebak
Ngeri! Video Banjir di Pondok Gede Permai Bekasi, Mirip Lautan, Kendaraan Hanyut, Warga Terjebak
Penulis: fadhila rahma | Editor: Welly Hadinata
Pengamatan Wartakota, sejumlah warga mengamuk dikarenakan lambatnya proses evakuasi keluarganya yang masih terjebak.
Mereka rata-rata yang terjebak bertahan di loteng rumahnya. Disebabkan lantai satu dan dua rumahnya sudah teredam total.
Terlihat petugas berusaha menenangkan warga agar bersabar dikarenakan keterbatasan alat evakuasi hingga sulitnya medan.
"Tolong dong pak, ini sudah malam malam. Orangtua masih kejebak di dalam, masih banyak anak-anak. Jangan lambat begini dong pak," kata seorang ibu berkacamat sambil menangis.
Ibu itu terus mendesak agar tim evakuasi segera bergerak dan cepat dalam melakukan evakuasi.
"Gimana laki-laki personil banyak tapi kok malah lambat gini. Tolong cepetan dong," ucap dia.
Sementara Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto saat ditemui di lapangan tak menampik jika pihaknya kesulitan dikarenakan keterbatasan alat.
"Personil kami banyak termasuk perahu karet, tapi kendalanya peralatannya itu, rakit bermesin hanya ada satu saja. Kalau tidak pakai mesin sulit arusnya deras," Indarto.
• Peristiwa Aneh di Australia Langit Berubah Menjadi Merah Darah, Warga Evakuasi Diri ke Tempat Aman
• Rumah Kebanjiran, Yuni Shara Dievakuasi Pakai Perahu Karet
• Prakiraan Cuaca BMKG di Kota Palembang Hari Ini, Kamis 2 Januari 2020, Cerah Sepanjang Hari
• Banyak ASN Malas dan Kurang Disiplin Pemkot Lubuklinggau Terapkan e-Absensi
Akan tetapi Indarto menegaskan pihaknya bersama Tim Basarnas, BPBD, TNI dan unsur lainnya bakal bekerja keras agar semua warga dapat terevakuasi dengan cepat.
"Kami prioritas evakuasi bayi dan lansia dulu, personil TNI juga bakal terus berdatangan dengan peralatan rakit bermesin," ucap dia.
Indarto menyebut banjir di Perum Pondok Gede Permai ini merupakan yang paling terparah.
"Paling parah menurut saya yang di Pondok Gede Permai Jatiasih. Karena pertama lokasinya dibawah, kedua ini kan pertemuan sungai Cikeas dan Cileungsi itu meluap airnya deras," kata dia.