Ngeri! Video Banjir di Pondok Gede Permai Bekasi, Mirip Lautan, Kendaraan Hanyut, Warga Terjebak
Ngeri! Video Banjir di Pondok Gede Permai Bekasi, Mirip Lautan, Kendaraan Hanyut, Warga Terjebak
Penulis: fadhila rahma | Editor: Welly Hadinata
Ngeri! Video Banjir di Pondok Gede Permai Bekasi, Mirip Lautan, Kendaraan Hanyut, Warga Terjebak
SRIPOKU.COM - Video Banjir di Pondok Gede Permai Bekasi beredar di sosial media, Kamis (2/1/2020).
Dalam video tersebut, banjir di Pondok Gede Permai tampak seperti lautan.
Air menggenangi badan jalan sementara warga hanya bisa melihat dari pinggiran rumah dan dataran yang lebih tinggi untuk menghindari banjir.
• WASPADA! BMKG Catat Daerah di Sumsel Ini Berpotensi Terkena Longsor, Banjir Bandang, Puting Beliung
• Rumah Artis Terendam Banjir di Tahun Baru 2020, Evi Masamba Nangis, Rian DMASIV & Sinyorita Ngungsi
• Kencangnya Angin Muson Cina Selatan, Waspada Banjir Bandang & Longsor Intai Sumsel
Pantauan Sripoku.com di instagram @berita_gossip, kendaraan mobil warga pun terlihat hanyut dan membuat warga hanya bisa menyaksikan tanpa bisa berbuat banyak.
Beberapa mobil juga hanyut hingga masuk ke pemukiman rumah warga.


Melihat postingan tersebut warganet pun prihatin dan menuai beragam komentar.
wiwit.ningsih21 Ya Allah ngeri bgt
setquenggra5593 Ya Allah , semoga org di sana ada dlm lindungan mu ya Allah
ffi_ettywirono Ngeri amat
naritaangriani Astaghfirullah ngeri sekali
Melansir WartaKota, Perumahan Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi terendam banjir, pada Rabu (1/1/2019).
Hingga pukul 17.50 WIB, ketingian air masih mencapai enam meter dan terendah mencapai 1 meter.
Masih ada ribuan warga yang terjebak di dalam perumahan tersebut.
Tim Basarnas, BPBD, Brimob, hingga TNI dikerahkan dalam melakukan proses evakuasi.
Pengamatan Wartakota, sejumlah warga mengamuk dikarenakan lambatnya proses evakuasi keluarganya yang masih terjebak.
Mereka rata-rata yang terjebak bertahan di loteng rumahnya. Disebabkan lantai satu dan dua rumahnya sudah teredam total.
Terlihat petugas berusaha menenangkan warga agar bersabar dikarenakan keterbatasan alat evakuasi hingga sulitnya medan.
"Tolong dong pak, ini sudah malam malam. Orangtua masih kejebak di dalam, masih banyak anak-anak. Jangan lambat begini dong pak," kata seorang ibu berkacamat sambil menangis.
Ibu itu terus mendesak agar tim evakuasi segera bergerak dan cepat dalam melakukan evakuasi.
"Gimana laki-laki personil banyak tapi kok malah lambat gini. Tolong cepetan dong," ucap dia.
Sementara Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto saat ditemui di lapangan tak menampik jika pihaknya kesulitan dikarenakan keterbatasan alat.
"Personil kami banyak termasuk perahu karet, tapi kendalanya peralatannya itu, rakit bermesin hanya ada satu saja. Kalau tidak pakai mesin sulit arusnya deras," Indarto.
• Peristiwa Aneh di Australia Langit Berubah Menjadi Merah Darah, Warga Evakuasi Diri ke Tempat Aman
• Rumah Kebanjiran, Yuni Shara Dievakuasi Pakai Perahu Karet
• Prakiraan Cuaca BMKG di Kota Palembang Hari Ini, Kamis 2 Januari 2020, Cerah Sepanjang Hari
• Banyak ASN Malas dan Kurang Disiplin Pemkot Lubuklinggau Terapkan e-Absensi
Akan tetapi Indarto menegaskan pihaknya bersama Tim Basarnas, BPBD, TNI dan unsur lainnya bakal bekerja keras agar semua warga dapat terevakuasi dengan cepat.
"Kami prioritas evakuasi bayi dan lansia dulu, personil TNI juga bakal terus berdatangan dengan peralatan rakit bermesin," ucap dia.
Indarto menyebut banjir di Perum Pondok Gede Permai ini merupakan yang paling terparah.
"Paling parah menurut saya yang di Pondok Gede Permai Jatiasih. Karena pertama lokasinya dibawah, kedua ini kan pertemuan sungai Cikeas dan Cileungsi itu meluap airnya deras," kata dia.