BPJS Kesehatan Naik 100 Persen
Kantor BPJS Kesehatan Palembang Setiap Hari Layani 200 Warga Palembang Ajukan Turun Kelas
Kantor BPJS Kesehatan Palembang Setiap Hari Layani Sekitar 200 Warga Palembang Ajukan Turun Kelas
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Welly Hadinata
Kantor BPJS Kesehatan Palembang Setiap Hari Layani Sekitar 200 Warga Palembang Ajukan Turun Kelas
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Terhitung mulai 1 Januari 2020, iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan resmi naik sebesar 100 persen.
Kenaikan iuran tersebut berlaku bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan peserta bukan pekerja.
Kenaikan jaminan kesehatan itu membuat wong Palembang kelimpungan, seiring tahun baru iuran BPJS pun ikut baru alias naik drastis dari sebelumnya.
Imbas dari kenaikan iuran BPJS Kesehatan, membuat masyarakat Palembang ramai-ramai menurunkan kelasnya.
Bahkan penurunan kelas ini dilakukan sejak BPJS Kesehatan dinyatakan resmi naik beberapa waktu lalu.
Tak tanggung-tanggung, setiap harinya diperkirakan ada sekitar 200 an orang yang ramai-ramai mendatangi kantor BPJS Kesehatan Palembang di Jalan R Sukamto Palembang untuk menurunkan kelas BPJSnya.
• BREAKING NEWS: BPJS Kesehatan Naik 100 Persen, Warga Palembang Berbondong-bondong Ajukan Turun Kelas
• Ajukan Turun Kelas Via Aplikasi, Warga Palembang Peserta BPJS Kesehatan Turun Kelas dari 1 ke 3
• Pria di Palembang Ini tak Jera 4 Kali Masuk Penjara, Melawan Petugas Kakinya Dihadiah Timah Panas
• Ular Kobra Berbeda dengan Ular King Kobra Ternyata Berbeda, Jangan Salah, Ini Perbedaannya!
• Herman Deru Perintahkan BKSDA Tangkap Harimau, Jangan Dibunuh, Dibawa ke Taman Safari
Indra Praja, salah seorang peserta BPJS Kesehatan mengaku sebagai peserta mandiri awalnya ia beserta keempat keluarganya memilih kelas 1 untuk jaminan kesehatan.
Akan tetapi, karena iuran yang semula Rp80.000 menjadi Rp160.000 per jiwa membuat ia berpikir ulang untuk menurunkan kelas peserta BPJSnya menjadi kelas 2.
"Sejak November kami sekeluarga sudah turun kelas BPJS. Naiknya kan dua kali lipat, kalau dikalikan empat orang angsuran perbulan jadi Rp 640 ribu," jelasnya.
Tak hanya Indra Praja, Lisa Nuraini peserta BPJS Kesehatan lainnya mengaku rela antri dari pagi demi menurunkan kelas BPJS Kesehatannya dari kelas 2 ke kelas 3. Iuran yang naik hingga dua kali lipat dinilainya sangat memberatkan bagi ia dan keluarganya yang hidup sederhana.
Dengan naiknya angsuran peserta BPJS Kesehatan, wanita berhijab ini berharap fasilitas yang didapatkan peserta juga bakal berbanding lurus dengan nominal uang yang dibayarkan setiap bulannya.
"Selama ini kita tahu sendiri bagaimana pelayanan peserta BPJS. Jangan angsuran saja yang naik, fasilitas juga dong harus diperhatikan," harapnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Cabang Palembang, Hendra Kurniawan membenarkan banyaknya peserta BPJS Kesehatan Palembang yang turun kelas.
Hampir setiap hari selalu ada lonjakan antrian peserta yang ingin mengajukan turun kelas. Pengajuan penurunan kelas itu dalam perharinya mencapai mencapai 200 orang.
• BREAKING NEWS: BPJS Kesehatan Naik 100 Persen, Warga Palembang Berbondong-bondong Ajukan Turun Kelas
• Ajukan Turun Kelas Via Aplikasi, Warga Palembang Peserta BPJS Kesehatan Turun Kelas dari 1 ke 3
• Herman Deru Dampingi Dua Jenderal Ini Naik Sepeda Motor Pantau Kota Palembang, Ini Hasilnya!
• Kisah Galang Rambu Anarki Lahir Tanggal 1 Januari, Putra Iwan Fals, Rahasia Kematiannya Melegenda
• Pembunuhan Sadis Sepanjang Tahun 2019 di Sumsel, Pelaku Kepergok Warga Buang Mayat Korban di Gandus!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bpjs-kesehatan.jpg)