Herman Deru Perintahkan BKSDA Tangkap Harimau, Jangan Dibunuh, Dibawa ke Taman Safari

Herman Deru Perintahkan BKSDA Tangkap Harimau, Jangan Dibunuh, Dibawa ke Taman Safari

Editor: Welly Hadinata
HUMAS PEMPROV SUMSEL
Gubernur Sumsel H.Herman Deru didampingi Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto serta Plt Bupati Muara Enim Juarsah menyempatkan diri singgah ke rumah korban meninggal, akibat diterkam harimau Jumat (27/12) lalu, almarhum Sulistiawati Binti Purwanto 30 di Desa Padang Bindu Kecamatan Panang Enim . 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Tak hanya meninjau jembatan Muluk Ulu Lahat yang putus diterjang banjir, dalam lawatannya Selasa (31/12) siang, Gubernur Sumsel H.Herman Deru didampingi Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto serta Plt Bupati Muara Enim Juarsah menyempatkan diri singgah ke rumah korban meninggal, akibat diterkam harimau Jumat (27/12) lalu, almarhum Sulistiawati Binti Purwanto 30 di Desa Padang Bindu Kecamatan Panang Enim . 

Di rumah duka, gubernur bertemu dengan ayah korban, Purwanto yang saat ini merawat anak semata wayang almarhumah Sulistiawati, yakni reka Wijaya yg berusia 8 tahun

Di tempat kejadian itu Herman Deru sambil memeluk anak korban, berupaya tetap menenangkan warga yang masih dicekam ketakutan. 

"Saat ini kita sedang menantikan tim dari Kementerian LHK yang didatangkan dari Jambi dan sedang dalam perjalanan ke Muaraenim. Saya sudah meminta tim agar KLHK dan BKSDA menangkap harimau-harimau yang meresahkan warga.

Ditangkap saja secara khusus mungkin dengan tembakan bius atau sejenisnya dan dibawa ke kebun binatang atau taman safari. Agar mereka tetap dapat terpelihara dengan baik," jelas HD saat menyambangi kediaman korban.

Bangun Jembatan Darurat 100 Meter di Sungai Deras, Herman Deru Tinjau Jembatan Putus di Mulak Ulu

Kisah Galang Rambu Anarki Lahir Tanggal 1 Januari, Putra Iwan Fals, Rahasia Kematiannya Melegenda

Suaminya Merantau Kerja ke Malaysia, si Istri Kepergok Selingkuh, Pria Selingkuhannya Jadi Buronan

Kepada pejabat setempat HD tak lupa  berpesan untuk tetap menjaga kenyamanan dan keamanan warganya denga ekstra pasca kejadian.

"Kemarin sudah saya teruskan ke Menteri agar macan itu ditangkap saja supaya dapat dipelihara tempat lain. Soal apakah harimau ini sama dengan yang sebelumnya kota belum tahu karena kejadian ini jaraknya sangat jauh dengan kejadian-kejadian sebelumnya.," papar HD.

Menurut HD upaya penangkapan itu tak lepas dari keberadaan harimau sebagai hewan yang sangat dilindungi. Untuk itu sembari menunggu Kementerian melakukan upaya, masyarakat juga dimintanya untuk tetap waspada saat beraktivitas.

"Yang tidak kalah penting tentu saja masyarakat harus tetap bersahabat dengan alam. Karena kejadian ini mungkin saja terjadi karena  habitatnya terganggu atau rantai makanannya putus," tambah HD.

Pembunuhan Sadis Sepanjang Tahun 2019 di Sumsel, Pelaku Kepergok Warga Buang Mayat Korban di Gandus!

Herman Deru Dampingi Dua Jenderal Ini Naik Sepeda Motor Pantau Kota Palembang, Ini Hasilnya!

EMPAT Perempuan Ini Jadi Korban Pembunuhan Sadis Tahun 2019 di Sumsel, Motifnya Ada Cinta Ditolak!

Terkait musibah yang terjadi, HD mengajak seluruh masyarakat Sumsel untuk tidak menjadikan musibah ini sebagai komoditas yang membuat keluarga korban semakin sedih.

Sebaliknya Ia meminta masyarakat untuk tetap produktif dan semangat beraktivitas untuk menafkahi keluarga dengan tetap menekankan kewaspadaan.

Dalam kesempatan itu HD juga menampakkan keprihatinannya pada keluarga korban sulistio.

Saat berbincang beberapa kalo HD bahkan sempat terlihat tercekat menahan haru melihat ayah korban yang masih berduka kehilangan anaknya. Di akhir kedatangannya itu HD tampak sempat memberikan bantuan bagi anak korban. (ril humas)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved