Berita Ogan Ilir

Berpegang Pada PKPU No 18, KPU Ogan Ilir Tetap Persilahkan Ahmad Wazir Noviadi Mencalonkan Diri

KPU Ogan Ilir masih mempersilahkan Ahmad Wazir Noviadi, untuk maju mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Ogan Ilir.

SRIPOKU.COM/RM RESHA
Pemateri saat menyampaikan Sosialisasi tahapan Pilkada dan Pencalonan oleh KPU Kabupaten Ogan Ilir, di Gedung LPMP, Kamis (19/12/2019). 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih mempersilahkan Ahmad Wazir Noviadi, untuk maju mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Ogan Ilir. Sebab, KPU masih berpegang pada PKPU Nomor 18 tahun 2019.

"Jadi hasil diskusi saya dengan KPU RI, yang pertama menggunakan narkoba yang permah menggunakan narkoba itu boleh. Asal inkrah, mau penjara atau rehab. Soal bisa mencalon, ya bisa. Silahkan. Jadi itu kesimpulannya," ujar Komisioner KPU Sumsel Divisi Sosialisasi, Amran Muslimin, saat Sosialisasi tentang Tahapan Pilkada 2020, di Gedung LPMP Ogan Ilir Kamis (19/12/2019).

Ia mengaku telah berdiskusi dengan KPU RI dan lembaga terkait, soal penolakan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan uji materi pihak Ahmad Wazir Noviadi beberapa waktu lalu.

Gugatan itu, tentang uji materi aturan tentang syarat pencalonan Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) 2020 yang dimuat dalam Pasal 7 ayat (2) huruf i Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016.

Yang mana dalam Pasal itu melarang seseorang dengan catatan perbuatan tercela mencalonkan diri sebagai kepala daerah.

Perbuatan tercela yang dimaksud adalah judi, mabuk, pemakai/pengedar narkoba, dan berzina.

"Maka logika hukum yang sederhana, siapa yang pernah berjudi, tertangkap dan diadili, ga bisa nyalon. Begitupun seterusnya. Nah, yang digugat itu kan pasal itu. Maka dijawab MK, ga bisa kami hilangkan. Tapi dalam kesimpulan, terhadap pengguna narkoba, apabila dihukum pidana dan rehab dia tetap bisa nyalon," ungkapnya.

Terlepas dari hal itu, KPU Provinsi Sumsel dan KPU Kabupaten Ogan Ilir tetap mempersilahkan jika Ahmad Wazir Noviadi mencalonkan diri dalam Pilkada 2020 nanti.

Begini Cara Kakak Adik Pencuri Motor di Sukabangun 2 Palembang Selamat dari Amukan Massa

BREAKING NEWS: Pria di Kemang Agung Kertapati Ini Menangis di Depan Polisi, Anak Istri Belum Pulang

Polisi Warning Pembuat Jejak Palsu Telapak Harimau, Hentikan atau Dipenjara

Sebab pihaknya tetap berpegang pada PKPU Nomor 18, yang mengatur tentang pencalonan.

"Ada 2 dalam PKPU Nomor 18 itu yang ga boleh, yaitu bandar narkoba dan kejahatan seksual anak. Ketika tidak tercantum di sana, maka kami tidak berkomentar banyak. Silahkan," tambah Ketua KPU Kabupaten Ogan Ilir, Massuryati.

Halaman
12
Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved