Berita OKU Selatan
Romzi Berusaha Selamatkan Barang-Barang Tapi Dihalangi Tetanggnya karena Api Sudah Membesar
Ditinggal menebas di kebun, pondok Romzi (60) warga Talang Pancur Desa Pelangki Kecamatan Muaradua hangus terbakar, Kamis (5/112/19).
Penulis: Awijaya | Editor: Tarso
Laporan wartawan sripoku.com, Alan Nopriansyah
SRIPOKU.COM, MUARADUA - Ditinggal menebas di kebun, pondok Romzi (60) warga Talang Pancur Desa Pelangki Kecamatan Muaradua hangus terbakar, Kamis (5/112/19)
Beruntung tak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut.
Kendati demikian, barang-barang berharga yang disimpan di pondok terbakar hanya dapat menyelamatkan sebuah kendaraan motor yang diparkir di bawah pondok terbakar.
"Hanya satu unit motor sedangkan uang tunai dan alat pertanian hangus tanpa sisa,"kata Tamsil anak dari Romzi, Kamis (5/12/2019).
• Korban Terkaman Harimau Ditemukan 10 Meter dari Pondoknya, Ini Kantong-Kantong Harimau di Pagaralam
• Tiga Tersangka Tipikor Pembangunan Gudang Beku Dinas Perikanan Muba Ditahan, Ini Kata Kajari Muba
• Peluang Timnas U22 Indonesia vs Myanmar di SEA Games 2019, Ini Rekor Terakhir Evan Dimas dkk di 2017
Dikatakannya, beberapa perlengkapan pertanian yang ikut terbakar yakni dua unit mesin semprot, satu unit mesin genset, mesin rumput dan sekarung bibit jagung hangus terbakar bersama api.
Dikatakannya, ayahnya sempat ingin menyelamatkan barang-barang berharga, namun dihalau oleh rekannya yang berada di lokasi karena api telah membumbung tinggi.
"Bapak sempat mau mengambil barang-barang berharga di dalam pondok terbakar, namun dihalangi oleh rekannya, karena api sudah membesar,"tambah Tamsil.
Diketahui oleh Romzi sebelumnya setelah terdapat suara letusan kecil yang berasal dari pondok yang telah diketahui terdapat asap tebal yang mengepul.
"Iya sempat saya halangi dan teriaki bahwa api sudah besar,"ujar Sisu, rekan Romzi di lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pondok-romzi-terbakar.jpg)