Breaking News:

RAPBD Sumsel 2020 Molor

Respon Ketua DPRD Sumsel Anita Noeringhati Pasca RAPBD Sumsel 2020 Molor

...yang saya pertanyakan biasanya Rapat Banggar ini tidak pernah sekalipun asisten hadir begitu juga Bappeda," ujarnya.

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Refly Permana
sripoku.com/rahmaliyah
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Periode 2019-2024, RA Anita Noeringhati 

Laporan wartawan sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Draf rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Selatan tahun 2020 terancam molor untuk diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri. Pasalnya hingga hari ini, Sabtu (30/11/2019) yang harusnya menjadi batas akhir pembahasan dan sudah harus dilakukan pengesahan APBD tahun 2020.

Namun sayangnya, Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sumsel, Nasrun Umar, absen dikarenakan sakit.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Giri Ramanda mengatakan pihak legislatif menjadwalkan akan melayangkan undangan kembali pembahasan RAPBD 2020 kepada pihak eksekutif pada 2 Desember nanti.

Sekda Sekaligus TPAD Sumsel Nasrun Umar Sakit, RAPBD Sumsel 2020 Diajukan Kembali 2 Desember

"Kita harap beliau sudah sehat sehingga bisa hadir ditanggal tersebut.

Kalaupun seandainya beliau juga tida hadir maka kita akan jadwalkan kembali.

Sebab tanpa kehadiran Ketua TAPD tidak bisa diambil keputusan," ujarnya.

Rapat RAPBD Sumsel 2020 Terancam Molor Lantaran Sekda Sumsel Sakit, Sengaja Menunda?

Sementara itu, di lokasi sama, Ketua DPRD Provinsi Sumsel, RA Anita Noeringhati menyesalkan karena Pemprov Sumsel sangat pendek.

Namun sayangnya Ketua TAPD, Sekertaris TAPD absen karena sakit.

"Tapi ini kita bisa maklumi dikarenakan kondisi kesehatan.

Namun, yang saya pertanyakan biasanya Rapat Banggar ini tidak pernah sekalipun asisten hadir begitu juga Bappeda," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved