Human Interest Story

Studi Empat Tahun, HM Alfajri Zabidi Raih Gelar Doktor

Menurutnya hal tersebut tak terlepas dari dukungan dari keluarga, sahabat, dan bimbingan yang tak kenal lelah dari para promotor dan penguji.

Studi Empat Tahun, HM Alfajri Zabidi Raih Gelar Doktor
IST
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan, Alfajri Zabidi 

KAKANWIL Kemenag Sumsel HM. Alfajri Zabidi berhak menyandang gelar doktor ke-88 dari Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang. Kepastian itu diperoleh setelah M. Alfajri Zabidi sukses mempertahankan disertasi berjudul Tipologi Paradigma Pendidikan Majelis Taklim dan Relasinya dengan Transformasi Personal Jamaah di Kota Palembang, pada Sidang Terbuka Promosi Doktor di Ruang Seminar Pascasarjana UIN Raden Fatah Palembang, Selasa (26/11).

Fajri mengaku bersyukur atas keberhasilan meraih gelar doktor. Menurutnya hal tersebut tak terlepas dari dukungan dari keluarga, sahabat, dan bimbingan yang tak kenal lelah dari para promotor dan penguji.

“Setelah menjalani studi selama empat tahun, Alhamdulillah saya berhasil menyelesaikan studi S3 di UIN Raden Fatah. Terima kasih kepada Rektor UIN Raden Fatah Prof. Sirozi, Direktur Pascasarja Prof. Dr. Duski Ibrahim M.Ag, para dosen, para pembimbing, dan rekan-rekan di Kemenag Sumsel. Tak lupa kepada isteri tercinta Hj. Ekawati dan anak-anak saya. Terima kasih atas dukungan dan pengertiannya,” kata Fajri.

Usai sidang, Dr. Abdurrahmansyah M.Ag selaku Ketua Sidang mengumumkan bahwa M. Alfajri Zabidi meraih hasil amat memuaskan. “Pada sidang tertutup beberapa waktu lalu, promovendus (M. Alfajri Zabidi) meraih nilai 88 dan pada sidang terbuka hari ini promovendus berhasil meraih nilai 89, dengan demikian, promovendus berhak menyandang gelar doktor dengan hasil amat memuaskan,” ujar Abdurrahmansyah.

Prof. Dr. H. Ris’an Rusli M.Ag selaku promotor mengucapkan selamat kepada M. Alfajri Zabidi atas keberhasilan meraih gelar doktor. Menurut Ris’an, menyelesaikan studi S3 bukanlah perkara mudah, terlebih di tengah kesibukan sebagai pejabat publik yakni Kakanwil Kemenag Sumsel.

“Mudah-mudahan keberhasilan Bapak Dr. M. Alfajri Zabidi bisa memotivasi para pegawai Kemenag Sumsel. Kalau Kakanwil yang sangat sibuk saja bisa meraih gelar doktor, maka seharusnya demikian pula para pegawai atau pejabat lainnya,” tutur Ris’an.

Dalam kesempatan itu, Ris’an berpesan agar M. Alfajri Zabidi mempertahankan kerendahan hatinya meski telah menyandang gelar doktor. “Yang saya salut dari Dr. M. Alfajri Zabidi adalah beliau selalu menghadap langsung kepada kami para promotor dan penguji saat meminta tanda tangan. Saya paham beliau sangat sibuk, namun senantiasa menghadap langsung, tidak menitipkan dengan orang lain. Ini menurut saya patut ditiru,” ujar Ris’an.

Sidang Terbuka Promosi Doktor atas nama M. Alfajri Zabidi dimulai pukul 14.00 WIB. Tampil sebagai Ketua Sidang Dr. Abdurrahmansyah M.Ag, Sekretaris Sidang Dr. Muhammad Nouval, Promotor Prof. Dr. H. Ris’an Rusli M.Ag, Co Promotor Dr. H. Akmal Hawi M.Ag, serta para penguji yaitu Prof. Dr. Aflatun Muchtar MA, Prof. Dr. Duski Ibrahim M.Ag, Prof. Dr. Abdullah Idi M.Ed, dan Prof. Dr. Mulyadi Eko Purnama M.Pd. (husin)

Penulis: Husin
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved