Youtuber Cantik Asal Korea Ini Ajak Ibunya Makan Pindang Patin di Palembang, Begini Ekspresinya!
Makan Pindang Patin Di Palembang Youtuber Asal Korea Selatan Hari Jisun dan Mamanya Iri sama orang Palembang
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata
"Aku biasanya jarang makan banyak, tapi kalau makan makanan di Indonesia perutku jadi gemuk kayah gunung," kata Mama.
"Wah sebelum balik kek Korea aku akan makan pindang Lagi!!," ujar Hari Jisun.
"Aku suka banget," kata Hari Jiusn.
"Mantab sekali makanan Palembang," ujar Hari Jisun.
"Tidak ada yang tidak enak!," ucap Mama.
"Kalau setiap kali makan bilang enak enak, viewersnya gak percaya, jadi aku meriview dengan jujur, aku menikmati makan pindanng disini," ujar Hari Jiusn.
"Makanan Palembang favoritku adalah pindang, aku akan menjadi team pecinta pindang, pokoknya aku puas banget," ujar Hari Jisun.
• Meski Polres PALI Sudah Beroperasi Sejak Diresmikan, Beberapa Pelayanan belum Bisa Dilakukan
Youtuber Asal Korea Hari Jisun Ajak Mamanya ke Palembang, Sengaja Makan Pempek, Kesannya Salfok!
Hari Jisun mengungkapkan dirinya ingin mencoba bagaimana rasa pempek asli Palembang.
Dilansir dari laman youtube pribadinya Hari Jiusn, dirinya mengaku kalau baru pertama kali datang ke Palembang.
"Akhirnya kita datang ke Palembang," ujar Hari Jisun antusias.
"Saya dan mama sudah pernah ke bandung dan bali, tapi kalau untuk di Sumatera ini baru kali pertama kami kesini," kata Youtuber yang hoik Mukbang ini.
Hari Jisun juga mengakui kalau dia Ke Palembang ingin mencoba makanan khasnya yakni Pempek.
"Jika baru datang di kota yang baru, kita harus coba makanan yang khas di kota ini dulu," ungkap Hari Jisun dalam bahas Korea.
Sebelum menunggu makanan datang, Hari Jisun yang suka usil dengan mamanya itu mengajari mamanya menyebutkan kata 'Pempek'
"Pempe," ujar Mama Jisun.
"Pempek, Pem..Pek," ujar Jisun meluruskan ucapan mamanya.
"Sebenarnya mama sudah pernah coba kan pempek, tapi dijakarta," ungkap Jisun.
Mama Jisun yang baru melihat pempek dibakar menjelaskan penasaran bagaimana rasanya.
"Iya apalagi pempek yang dibakar tadi, baru lihatnya udah ngiler, mereka rajin ya cuaca lagi panas masih aja bakar pempeknya," ujar mama Jisun.
Sebelum mencoba mamanya Jisun juga berniat memesan lagi jika makanannya enak.
"Nanti kalau enak kita pesan lagi ya," ucap mama Jisun Antusias.
"Kita udah mesen tiga jenis pempek," kata Hari Jisun.
Saat pesanan yang ditunggu datang, terlihat diwajah mama dan Hari Jisun takjub dengan hidangnya.
• Cara dan Bahan-bahan Lengkap Pembuatan Pempek Palembang, Berikut Rekomendasi Tempat Penjualannya!
Namun sebelum pempek datang, es kacang merah yang terlebih dahulu disajikan.
"huohh aku kira ini minuman ternyata bingsu (dessert khas Korea yang sangat digemari, terutama pada hari-hari musim panas yang terik. Makanan ringan ini pertama kali dikenal sebagai es serut kacang merah manis yang dijual di pedagang kaki lima)," ujar Mama Jisun kaget.
"Es kacang ini, gede banget, jauh lebih gede dari pada pikiranku, ini harus dicoba juga kalau di Palembang, karena kacangnya gede gede dan enak," ucak Jisun takjub.
Tibalah makanan utamanya datang yakni Pempek.
"WAAAAHHH," ucap mama dan Jisun serentak.
"Kalau pempek yang kita coba di Jakarta menuangkan kuah ke pempek dan makan dengan kuah, tapi kalau disini pakai cuka sedikit demi sedikit,"ujar Jisun.
"Ini beda," ucap Jisun yang sedang memakan pempek.
"iya kenyal kenyal seperti rice cake," ucap Mama.
"Aromanya seperti udang dan ikan," kata Jisun.
"Iya bener banget," ucap mama.
"Ini kayak eomuk (odeng) di Indonesia,"
"Kalau untuk lenggangnya, crispy banget tapi didalamnya sangat lembut," ujar Jisun.
"Biasanya di Korea membuat soto pakai eomuk tapi ini seperti fishcake panggang," ucap mama.
"Pempek yang satu ini rasanya gak jauh beda dengan yang pernah aku rasain, tapi ini leverlnya beda, kalau makan ini bisa merasa banyak ikannya, bukan hanya tepung digoreng," ujar Jisun.
"Kalau pempek panggangnya baunya kayak terasi tapi rasanya itu enakk bangettt," ungkap Jisun.
Ketika mencoba pempek kecil berbentuk seperti kerupuk Jisun dan mama merasa geli.
"teksturnya aneh banget lembut seperti ada yang bergerak gerak," canda Mama.
"Pempek yang diberikan rasanya berbeda-beda, senang mencoba semuanya," ujar Hari Jisun.
Saat sedang makan, pelayan memberikan bonus pempek kepada Hari Jisun.
"Kita sudah makan banyak dan merasa kenyang, dapat bonus lagi," ujar mama.
"Tidak sopan menyiakan makanan yang sudah dikasih," ujar Jisun.
Mama dan Jisun juga menjelaskan makan apa yang paling mereka sukai dari semua jenis Pempek.
"Aku suka pempek yang dibakarnya, karena pertama kali liat ini," ujar Mama.
"Kalau aku, suka yang pempek panggan pedas kayak rasa terasi, enak makannya gak bosen," ujar Jisun.
• Pempek Bawa Kota Palembang Masuk 4 Besar Kota Ekonomi Kreatif Terbaik di Indonesia
Profile Hari Jisun
Dilansir dari saluran Youtube dan Instagram Hari Jisun, berikut sedikit fakta tentang Youtuber tersebut:
1. Hari Jisun Berkebangsaan Korea
Hari Jisun mengaku jika pertama kali ia datang ke Indonesia tahun 2014.
Di video yang diunggah Jisun di Youtube-nya tahun 2017 silam itu, Jisun mengaku, " Saya datang ke Indonesia tiga tahun lalu sebagai tenaga relawan dan banyak menghabiskan waktu bersama anak-anak SMA untuk ngajar Bahasa Inggris dan dance (tarian) K-pop di Sukabumi."
2. Sudah lebih dari 1 tahun berada di Indonesia
Jisun mengatakan jika ia berada di Indonesia untuk bekerja.
3. Jatuh Cinta dengan Makanan Indonesia
Jisun mengatakan sangat suka dengan makanan Indonesia. Selain itu, ia juga mengaku jatuh cinta dengan budaya dan orang-orang Indonesia.
4. Memiliki 2 juta pelanggan di Youtube
Saluran Youtube Hari Jisun yang kebanyakan berisi ulasan makanan-makanan Indonesia mendapatkan 875.504 pelanggan atau subsciber.
Komentar-komentar yang diberikan netizen Indonesia pada video-video Jisun juga rata-rata positif.
Tak hanya di Youtube, di Instagramnya Jisun telah diikuti sebanyak 96 ribu lebih pengguna.
5. Pandai Berbahasa Indonesia
Tinggal lebih dari setahun di Indonesia dan pernah menjadi sukarelawan di tahun 2014 membuat Jisun pandai berbahasa Indonesia.
Setelah kegiatan suka rela-nya di Indonesia, Ia bertekad untuk kembali lagi ke Indonesia.
Pada video Youtube berjudul 'Siapa Hari Jisun?' itu, ia menyebut telah berada kurang lebih 10 bulan di Indonesia yang artinya hingga saat ini, ia sudah tinggal lebih dari satu tahun.
• Meski Polres PALI Sudah Beroperasi Sejak Diresmikan, Beberapa Pelayanan belum Bisa Dilakukan
• Meymey Pesan Kepada Suporter untuk Dapat Mengontrol Emosi Saat Mendukung Skuat Sriwijaya FC