Meski Polres PALI Sudah Beroperasi Sejak Diresmikan, Beberapa Pelayanan belum Bisa Dilakukan
15 personil kepolisian disiagakan di gedung Polres PALI pasca diresmikan oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Firli Bahuri, Gubernur Sumsel Herman Deru.
Penulis: Reigan Riangga | Editor: Refly Permana
Laporan wartawan sripoku.com, Reigan Riangga
SRIPOKU.COM, PALI - Sebanyak 15 personil kepolisian disiagakan di gedung Polres PALI pasca diresmikan oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Firli Bahuri, Gubernur Sumsel Herman Deru serta Bupati PALI Heri Amalindo, pada Selasa (12/11/2019) kemarin.
Meski begitu, gedung Kepolisian Resort (Polres) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) hari ini, Rabu (13/11/2019) yang sepenuhnya masih belum rampung, sehingga pelayanan sendiri masih terbatas.
Kapolres PALI AKBP Yudi Suharyadi SIK melalui Kabag Perencanaan Kompol Teguh Suyitno menuturkan, bahwa untuk pelayanan, seperti pengaduan dan pembuatan SPKT dan SKCK saat ini masih diarahkan ke Polsek masing-masing.
"Kondisi saat ini masih banyak kekurangan, baik meja dan kursi masih ditata.
Maka itu, apabila ada masyarakat yang butuh pelayanan, kami persilahkan untuk mengurus di Polsek terdekat," ungkap Teguh, Rabu (13/11/2019).
Ia menjelaskan, keseluruhan personil untuk Polres PALI, sementara ini berjumlah ada 66 orang.
"Untuk piketnya dibagi menjadi 15 orang perhari untuk petugas piket.
Agar saat ada masyarakat yang butuh pelayanan, meski sebatas arahan, kita tetap layani," katanya.
Menurutnya, melihat keseriusan Bupati PALI dalam mengoptimalkan pelayanan, dirinya yakin secepatnya pelayanan Polres segera berjalan secara maksimal.
"Saat ini kami meminta masyarakat bersabar, namun kami akan secepatnya memaksimalkan pelayanan tergantung kesiapan sarana dan prasarananya," katanya.
Terkait kejadian Bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan, Teguh berkata, pihaknya masih berjaga dengan petugas piket setiap hari.
"Semoga tidak terjadi di Kabupaten PALI," jelasnya.