Teror Harimau di Pemukiman Warga di Lahat & Pagaralam, Mencekam, Mangsa Ternak dan Berkeliaran
Teror Harimau di Pemukiman Warga di Lahat & Pagaralam, Mencekam, Mangsa Ternak dan Berkeliaran
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Hendra Kusuma
Benarkan peringatan manusia harimau atau nenek gunung, faktanya Teror Harimau di Pemukiman Warga di Lahat & Pagaralam, Mencekam, Mangsa Ternak dan Berkeliaran, pengamat ungkap fakta sesungguhnya, jika mereka terusik, namun bisa jadi habitat mereka terganggu dan kekurangan makanan, berikut ini fakta-faktanya.
SRIPOKU.COM, PAGARALAM-Teror Harimau di Pemukiman Warga di Lahat & Pagaralam, Mencekam, Mangsa Ternak dan Berkeliaran.
Terkait dengan hal ini BKSDA dan pengamat lingkungan angkat bicara, bahwa pihaknya sudah memastikan harimau yang berkeliaran adalah harimau sumatera dari areal Gunung Dempo yang turun gunung dan hutan lindung gunung patah,
namun beredar mitos berkaitan dengan manusia harimau berkeliaran, bahwa terungkit kisah lama tentang Legenda Manusia Harimau Gunung Dempo, Mitos Peringatan Nenek Gunung Teror Warga Pagaralam dan Lahat.
Legenda Manusia Harimau Gunung Dempo, Mitos Peringatan Nenek Gunung hingga Teror Warga Pagaralam dan Lahat, dikaitkan dengan penampakan harimau di kebun teh, Sabtu (16/11/2019) yang menjadi viral, kemudian berlanjut hingga 2 hari berturut-turut.
Fakta teror Harimau Sumatera di pemukiman warga selama tiga hari terakhir memang membuat resah warga sekitar Lahat dan Pagaralam.
3 Hari Berturut-Turut
Teror Harimau dimulai pada Sabtu (16/11/2019) di mana penampakan harimau berkeliaran di kebun teh Gunung Dempo lewat video amatir seorang warga dan menjadi viral.
Diduga harimau yang sama dari jenis harimau Sumatera tiba-tiba muncul di Desa Pulau Panas, Kecamatan Tanjung Sakti, Kabupaten Lahat Minggu (17/11/2019), dan menerkam warga bernama Kuswanto yang tewas usai melakukan perlawanan terhadap si Raja Rimba.
Usai aksi Harimau Sumatera menerkam Kuswanto hingga tewas itu, pada Senin (18/11/2019) kembali muncul kabar masuk pemukiman warga dan bahkan memakan kambing peliharaan warga, Kelurahan Dempo Makmur Kota Pagaralam.
Warga Mulai Resah
Dengan kabar terbaru muncul di kawasan Kelurahan Dempo Makmur Pagaralam ini kembali membuat resah warga, meski ada beberapa yang mengaitkan jika Harimau Turun Gunung itu jarang terjadi.
Kecuali jika hewan buas yang sudah langka ini memang merasa terusik dan marah. Cerita bahwa Nenek Gunung sebutan lain dari harimau oleh warga sekitar, sedang marah menyebar.
Diduga Aksi Balas Dendam Terkait Isu Pembunuhan Anak Harimau
Cerita jika harimau ini marah karena anaknya dibunuh beberapa waktu lalu juga beredar, namun ditegaskan oleh BKSD bahwa harimau yang berkeliaran adalah harimau sumatera dan termasuk hewan langka yang dilindungi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/teror-harimau-di-pemukiman-warga-di-lahat-pagaralam-mencekam-mangsa-ternak-dan-berkeliaran.jpg)