Nama Baiknya Dicemarkan Terkait Dugaan Korupsi RSMH , Direktur RSMH Siapkan Tim Advokasi Ternama

Menurut para Tim advokasi ini bahwa apa yang diorasikan pelaku di Kejati beberapa hari yang lalu adalah perbuatan tidak baik dan mencemarkan nama baik

Nama Baiknya Dicemarkan Terkait Dugaan Korupsi RSMH  , Direktur RSMH Siapkan Tim Advokasi Ternama
SRIPOKU.COM/HARIS WIDODO
"Kami dari kuasa hukum pihak RSMH yang diberi kuasa oleh Direktur untuk membuat laporan polisi terkait aksi yang dilakukan saudara Ruby dan kawan-kawan," 

SRIPOKU.COM,PALEMBANG--Nama Baiknya dicemarkan dan menyebarluaskannya dimuka umum terkait dugaan korupsi gedung baru yang merugikan negara, membuat Direktur Utama RSMH (Muhammad Husain) menggaet tim advokasi yang terdiri dari pengacara ternama di kota Palembang

Mereka ialah (Ketua tim Advokasi) M Eddy Siswanto, M Husni Candra, Puwarta Adi Purwata, dan Djarot Indra Kurnia.

Menurut para Tim advokasi ini bahwa apa yang diorasikan pelaku di Kejati beberapa hari yang lalu adalah perbuatan tidak baik dan mencemarkan nama baik atas dugaan korupsi gedung baru yang merugikan negara yang melibatkan Direktur RS tersebut.

"Kami dari kuasa hukum pihak RSMH yang diberi kuasa oleh Direktur untuk membuat laporan polisi terkait aksi yang dilakukan saudara Ruby dan kawan-kawan,"ujar M Eddy Siswanto kepada Sripoku.com, Jumat (15/11/2019)

Ia menambahkan orasi yang dilakukan oleh Ruby bukan merupakan tindakan dugaan melainkan sebuah tuduhan yang diperbuatnya

"Apa yang di utarakan oleh saudara rubby adalah tindakan tuduhan bukan dugaan lagi dan proyek yang menjadi permasalahannya dan proyek pembangunan tahap 3 dan baru berjalan 8%. Serta pembayarannya juga belum,"katanya

Sebelumnya pernah diberitakan Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sumatera Selatan (AMSS) mendatangi gedung Kejaksaan Tinggi Sumsel Jalan Gubernur H Bastari, Jakabaring Palembang Selasa (12/11/2019).

Duga Ada Korupsi di RSMH Palembang, Puluhan Massa AMSS Datangi Kejati Sumsel, Dirut: Silahkan Saja

Kedatangan massa AMSS meminta pihak Kejati untuk melakukan penyelidikan dugaan kasus korupsi pembangunan gedung baru RSUP Dr Mohammad Hoesin yang merugikan keuangan negara.

 
"Kami minta aparat penegak hukum untuk turun tangan mengusut tuntas praktek korupsi pembangunan gedung baru RSUP Dr Mohammad Hoesin Palembang yang diduga ikut terlibat Direktur rumah sakit umum pusat Dr Mohammad Hoesin Palembang dan PPK," katanya.

Halaman
12
Penulis: Haris Widodo
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved