Penyelam Bisa Terkena Dekompresi
Penyakit dekompresi adalah gangguan yang biasanya dialami oleh penyelam, dengan gejala berupa pusing, tubuh terasa lemas, hingga sesak napas.
Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Soegeng Haryadi
PALEMBANG, SRIPO -- Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Palembang, Deven Hanyeken mengungkapkan, metode menyelam dengan alat tradisional hingga berjam-jam di dasar Sungai Musi oleh pemburu harta karun, bisa menimbulkan penyakit dekompresi terhadap si penyelam.
Penyakit dekompresi adalah gangguan yang biasanya dialami oleh penyelam, dengan gejala berupa pusing, tubuh terasa lemas, hingga sesak napas.
Kondisi ini muncul ketika tubuh merasakan perubahan tekanan air atau udara yang terlalu cepat, sehingga nitrogen dalam darah membentuk gelembung yang menyumbat pembuluh darah dan jaringan organ.
"Selama menyelam kita harus pintar mengatur tekanan air. Dampak paling berbahaya dari dekompresi ini bisa sampai meninggal dunia," ujarnya, Rabu (13/11).
Ia menjelaskan, penyakit dekompresi merupakan dampak perubahan tekanan, baik air atau udara, yang terjadi terlalu cepat. Misalnya ketika menyelam, penyakit dekompresi akan muncul jika proses kembali menuju ke permukaan tidak dilakukan secara bertahap, atau tanpa menerapkan safety stop (berhenti beberapa menit di kedalaman tertentu sesuai aturan dasar keselamatan menyelam.
"Kalau orang biasa nyelam pasti merasakan ada perbedaan tekanan. Jadi ketika menyelam harus ada jedah beberapa meter sebelum langsung naik ke atas," jelas Deven.
Menurutnya, metode menyelam para pemburu harta karun sama saja dengan para penyelam profesional. Hanya saja alat yang digunakan masih terbilang tradisional.
Para penyelam pemburu harta karun hendaknya harus memperhatikan arus dan jarak pandang ketika turun menyelam. Jarak pandang merupakan hal terpenting dalam menyelam agar terhindar dari kecelakaan di dasar sungai.
"Tidak bisa menyelam itu hanya meraba-raba saja. Kalau penyelam profesional harus lihat arus dan jarak pandang," ungkapnya. (oca)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/penyelam-harta-karun-di-sungai-musi.jpg)